Fraksi PA Terbelah

ARYOS Nivada juga menganalisa, hasil Pilkada Aceh 2017, membuat fraksi PA di DPRA terbelah. Hal itu terlihat dari minimnya anggota DPRA dari fraksi PA

Fraksi PA Terbelah
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Rapat DPRA 

ARYOS Nivada juga menganalisa, hasil Pilkada Aceh 2017, membuat fraksi PA di DPRA terbelah. Hal itu terlihat dari minimnya anggota DPRA dari fraksi PA dalam rapat paripurna istimewa penetapan gubernur/wakil gubernur terpilih Senin (17/4) lalu.

Menurut Aryos, hanya beberapa anggota DPRA yang legowo dengan hasil Pilkada Aceh 2017, sisanya tidak. “Terlihat jelas dari paripurna kemarin, hanya segelintir anggota DPRA dari Fraksi PA yang hadir. Minimnya kehadiran ini dapat juga dilihat bahwa gerbong pembaharuan di Partai Aceh yang legowo dalam menyikapi hasil Pilkada hanya segelintir,” katanya.

Dari fenomena tidak hadirnya anggota PA itu, lanjut Aryos, ada dua hal yang bisa dilihat. Pertama, bahwa internal PA mayoritas tidak bisa memisahkan kepentingan politik dan urusan publik, di mana agenda paripurna kemarin ini adalah menyangkut urusan publik.

“Kedua, karena PA tidak legowo dengan hasil Pilkada 2017, ini menunjukkan sikap politik PA yang belum dewasa,” sebutnya.

Terakhir, Aryos menyarankan agar PA ke depan bersikappasti, apakah menjadi mitra pemerintahan atau menjadi oposisi. “Harus jelas sikap dalam berpolitik, tidak ada wilayah abu abu dalam politik. Publik akan melihat konsistensi PA dalam berpolitik, jangan hari ini bilang A besok bilang B,” pungkas Aryos Nivada.(dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved