Saluran Parit Tertimbun Lumpur
Saluran parit di tepi jalan nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara, tepatnya di Desa Lawe Tua, Lawe Tua Gabungan, Lawe Sigala II
Saluran parit di tepi jalan nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara, tepatnya di Desa Lawe Tua, Lawe Tua Gabungan, Lawe Sigala II, Kayu Mbelin dan sekitarnya, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, tertimbun lumpur bawaan. Sehingga, air hujan melimpah ke badan jalan dan mengganggu pengguna jalan.
Korban banjir bandang, Gabe Martua Tambunan, Selasa (18/4) mengatakan saluran parit masih tertimbun lumpur dan di pemukiman masih menumpuk kayu gelondongan dan sampat plastik, kertas dan lainnya. Dikatakan, tumpukan kayu gelondongan harus dibuang, begitu juga saluran parit itu harus segera dibersihkan agar air tidak meluap ke badan jalan.
Anggota DPRK Agara itu berharap pembersihan material bawaan banjir harus secepatnya dilakukan. Hal senada juga diutarakan Kepala Desa Kayu Mbelin, Alekston. Menurut dia, perlu secepatnya dibersihkan tumpukan sampah dan material banjir agar masyarakat dapat segera memperbaiki rumahnya, karena material beserta lumpur masih menumpuk di depan rumah warga.(as)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/drainase_20150815_145203.jpg)