Breaking News:

PII Desak Revisi Qanun Dana Otsus

Protes terkait dana otsus kabupaten/kota yang akan dikelola penuh oleh Pemerintah Aceh terus mengalir

Editor: hasyim
Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf bersama Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim, meninjau pembangunan Balai Pertemuan Serbaguna Seribu Bukit yang dibangun dengan Dana Otsus APBK 2014, di Jalan Arul Batin No 3 Kompleks Perkantoran Pemda Gayo Lues, Kamis (4/9) 

LANGSA - Protes terkait dana otsus kabupaten/kota yang akan dikelola penuh oleh Pemerintah Aceh terus mengalir. Kali ini, aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Langsa meminta Pemerintah Aceh dan DPRA segera merevisi qanun yang mengatur dana otsus dimaksud.

“Pemerintah Aceh dan DPRA kami minta segera merevisi Qanun Nomor 10 Tahun 2016, yang merupakan perubahan kedua atas Qanun Nomor 2 tahun 2008, tentang tata cara pengalokasian tambahan dana bagi hasil migas dan penggunaan dana otonomi khusus (Otsus),” ujar Bustami Adoe, pengurus PII Kota Langsa, Sabtu (22/4).

Bustami menduga, lahirnya qanun tersebut karena ada kepentingan-kepentingan para elit di jajaran eksekutif dan legislatif di Pemerintah Aceh. Apalagi, qanun ini lahir pascacuti Gubenur dan Wakil Gubenur Aceh, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang ikut Pilkada. “Kami menilai qanun ini lahir atas dorongan kepentingan para elit yang duduk di Pemprov dan DPR Aceh, dengan mengabaikan kepentingan daerah. Sehingga harus qanun ini harus tolak kalau tidak direvisi segera,” tegasnya.(zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved