Abu Razak: PA tak Ada Niat jadi Oposisi

PA akan tetap mendukung pemerintahan baru dalam membangun Aceh meskipun kandidat usungan PA kalah

Abu Razak: PA tak Ada Niat jadi Oposisi
Net
Wakil Ketua Umum DPA Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar atau lebih dikenal dengan panggilan Abu Razak. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Partai Aceh (PA) sebagai partai penguasa di parlemen tidak ingin berseberangan dengan gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil pilkada 2017, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah, dalam menjalankan visi misi pemerintahan Aceh ke depan. 

PA akan tetap mendukung pemerintahan baru dalam membangun Aceh meskipun kandidat usungan PA--Muzakir Manaf-TA Khalid - -  kalah dalam kontestasi pilgub lalu.

“Sampai hari ini kita tidak ada kesepakatan itulah (untuk menjadi partai oposisi). Baiknya sekarang kita membuat mesin baru untuk membangun Aceh secara bersama-sama. Tidak ada niat untuk oposisi, melawan atau menghambat pemerintah kita tidak ada niat itu,” kata Wakil Ketua DPA PA, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak menjawab Serambi, Selasa (25/4/2017) melalui telepon.  

Abu Razak sadar betul bahwa membangun Aceh tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ia mengatakan, butuh kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif agar cita-cita Aceh menjadi lebih baik dapat terwujud. 

Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk duduk bersama memikirkan bagaimana arah pembangunan Aceh ke depan, jangan ada ego sektoral dalam membangun Aceh.

“Kalau pemerintah menjalankan roda pemerintahannya tidak sesuai dengan keinginan rakyat, itu tetap akan dikawal secara ketat dari parlemen," katanya. 

"Tapi baiknya kita duduklah bagaimana kita membangun Aceh secara bersama-sama. Kita tidak boleh ada ego sektoral, kita satu, parlemen Aceh satu, pemerintah satu, kerjasama dengan baik, itu harapan kita,” ulasnya.

Lalu bagaimana tanggapan Abu Razak terkait rencana besar Irwandi Yusuf yang ingin melahirkan koalisi baru di DPRA untuk mendukung jalannya pemerintahan Irwandi-Nova lima tahun ke depan? 

“Baiknya sama-sama membangun Aceh, tidak ada koalisi A dan B, bagi saya itu. Kalau dulu kita sudah membuat Koalisi Aceh Bermartabat (KAB), maka sama-sama kita di situ,” jawabnya.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved