Belum Ada Aksi Borong Bahan Pangan di Qatar

"Sampai saat ini belum ada warga yang melakukan aksi borong. Bahan makanan di sini cukup tersedia,"

Belum Ada Aksi Borong Bahan Pangan di Qatar
ist
Said Malawi bersama istrinya di Qatar.

Jadi, mudah baginya untuk memantau apakah ada warga yang ramai-ramai melakukan aksi borong bahan makanan.

"Karena belum ada yang melakukan itu, saya pun tak perlu latah melakukannya," kata adik kandung Said Mulyadi MSi, Wakil Bupati Pidie Jaya ini.

Said menambahkan, meski Qatar yang tergolong tandus tak memiliki sawah dan kebun gandum yang luas, tapi tetap terdapat lahan perkebunan yang ditanami sayur-sayuran dan kurma.

Ikan dan daging ternak juga cukup banyak di Qatar karena negeri ini berada di pinggir laut. Selain ikan, warga Qatar umumnya mengonsumsi daging sapi, unta, kambing dan biri-biri (kibas).

Ia tambahkan, komunitas Aceh di Alkhor, Qatar, juga  sudah menyelenggarakan buka puasa bersama  beberapa hari lalu. Penceramah yang mereka undang adalah Ustaz Fazlan dari Papua, Indonesia.

"Silaturahmi antarwarga tetap berjalan normal,  tak terpengaruh oleh kondisi terkini di Qatar," kata  Said Malawi.

Kondisi terkini yang dimaksudkan Said adalah pemutusan hubungan diplomatik oleh tujuh negara terhadap Qatar dimulai Senin lalu.

Ketujuh negara tersebut adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Yaman, Libya, dan Maladewa.

Pemutusan hubungan diplomatik itu disebut-sebut karena penguasa Qatar diam-diam mendukung kelompok ekstremisme dan radikalisme (ISIS) yang saat ini sedang menjadi musuh bersama negara-negara di Timur Tengah dan Asia Tenggara.  (*)

Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved