Breaking News:

Pemuda Bersihkan Makam Raja Sultan Daulat Subulussalam

Raswanto Sagala SIP yang menjabat sebagai Ketua Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA) Kota Subulussalam mengatakan,

SERAMBINEWS.COM/JALIMIN

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah tokoh pemuda Gampong Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam membersihkan Komplek Makam Raja Sultan Daulat, di Gampong Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Rabu (28/6/2017).

Ditengah pesatnya ancaman era globalisasi saat ini, menyebabkan banyaknya cagar budaya ataupun situs-situs sejarah masa lampau, kurang mendapatkan perhatian lebih, padahal seperti yang kita ketahui cagar budaya adalalah bukti sejarah otentik yang dapat menjadi suatu pusat kajian sejarah yang memang harus dilestarikan dan dilindungi.

Raswanto Sagala SIP yang menjabat sebagai Ketua Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA) Kota Subulussalam mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa keprihatinan pemuda Namo Buaya terhadap situs-situs peninggalan sejarah masa lampau yang berada di desa ini. Dari bakti sosial pertama kalinya ini diharapkan ke depan agar kegiatan semacam ini menjadi rutinitas untuk menghindari punahnya cagar budaya itu.

Raswanto juga mengharapkan agar Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh memfokuskan program-program yang pro terhadap berbagai situs sejarah yang ada di Kota Subulussalam, yang menjadi destinasi wisata melalui sosialisasi cagar budaya atau festival adat budaya, sehingga dapat menumbuhkan simpati masyarakat tentang pentingnya sejarah-sejarah masa lampau.(***)

Penulis: Jalimin
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved