Citizen Reporter

Uniknya Cara Bersedekah di Masjid Texas

BERSEDEKAH adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setelah melewati tiga kali

Uniknya Cara Bersedekah di Masjid Texas

OLEH SAID MUHAMMAD HAIKAL, Guru SMKN 1 Blangpidie, saat ini berdomisili di College Station, melaporkan dari Texas, Amerika Serikat

BERSEDEKAH adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setelah melewati tiga kali Jumat berpuasa di College Station, Texas, ada satu hal yang menarik perhatian saya. Yakni, setiap selesai shalat Jumat, orang berlomba-lomba bersedekah.

Setelah shalat, imam masjid langsung berdiri sambil menyampaikan ayat-ayat Alquran dan hadis yang berkenaan dengan sedekah dan menyebutkan ke mana donasi akan diperuntukkan beserta alokasi dana yang dibutuhkan.

Kemudian, sang Imam mulai dengan menyebutkan nominal tertinggi untuk setiap orang yang ingin bersedekah. Dua kali Jumat pertama dalam bulan Ramadhan lalu, angka yang pertama diucapkan oleh imam adalah $10.000 (setara dengan 134 juta rupiah). Setelah angka itu diucapkan, mulailah jamaah yang ingin bersedekah tunjuk tangan. Tatkala setiap penyumbang menyatakan kesediaannya, dengan segera panitia masjid menghampiri orang tersebut sambil membawa berbagai macam alat yang bisa digunakan untuk mentransfer donasi (bisa berbentuk cek, credit card, transfer online, dan lain-lain). Intinya, setiap transaksi sudah selesai sebelum jamaah yang ingin bersedekah meninggalkan masjid.

Apabila tidak ada lagi jamaah yang tunjuk tangan di angka $10.000, maka imam akan menurunkan nominal tersebut menjadi $5.000, $3.000, dan nominal tersebut akan terus menurun hingga di angka $100 (Rp 1.350.000).

Setelah itu imam memberikan kebebasan kepada jamaah dengan menyebutkan nominal sesuai kemampuan mereka sendiri.

Hal yang membuat saya kagum adalah setiap Jumat selalu saja ada jamaah yang menunjuk tangan di angka $10.000. Artinya, mereka bersedekah yang jika dikonversi ke rupiah, besarnya Rp 134.000.000. Mungkin banyak dari kita beranggapan bahwa $10.000 itu bukan nominal yang besar di Negeri Paman Sam. Itu anggapan yang kurang tepat, karena masih banyak pekerja di sini yang menerima bayaran $8/jam atau $80/hari. Seandainya mereka bekerja setiap hari sepanjang tahun, maka mereka akan menerima gaji sebesar $28.800/tahun. Indeks penghasilan rata-rata di sini adalah $48.900/tahun. Ini berarti, bersedekah sebesar $10.000 sama dengan lebih dua bulan gaji. Rasanya sifat “nekat” mereka bersedekah dalam pertimbangan waktu yang sangat singkat patut menjadi contoh bagi kita di Aceh, terlepas dari nominal yang disumbangkan.

Allah menjamin harta orang yang bersedekah tidak akan berkurang dan sebaliknya akan semakin bertambah (QS Albaqarah, 2:261 dan 245).

Namun, apabila hal ini ingin dipraktikkan di daerah kita, mungkin panitia masjidnya juga harus mempersiapkan berbagai media untuk memudahkan proses penyaluran sedekah supaya uang tersebut sudah di tangan panitia sebelum penderma meninggalkan masjid.

Hal ini memiliki dasar yang cukup beralasan di mana keinginan untuk bersedekah ketika berada di masjid terkadang cukup besar. Namun, munculnya tantangan dan hambatan di luar mesjid, seperti adanya keperluan mendadak atau keperluan lainnya, sehingga memungkinkan penderma tiba-tiba mengurangi jumlah sedekahnya atau bahkan membatalkan niatnya untuk bersedekah. Na’uzubillah.

Di masa Idul Fitri ini marilah kita terus memperbanyak sedekah sebagai salah satu amal jariah yang akan kita bawa sebagai bekal menghadap Ilahi Rabbi di kemudian hari serta meningkatkan akhlak kita pasca- Ramadhan.

Imam Al-Ghazali mendefinisikan ahklak dalam kitabnya Ihya ‘Ulumuddin adalah suatu perangai (watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa seseorang dan merupakan sumber timbulnya perbuatan-perbuatan tertentu dari dirinya, secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan atau atau direncanakan sebelumnya. Wallahu a’lam bis shawwab.

* Bila Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: redaksi@serambinews.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved