Zaini: Bantu Irwandi 100%

Mantan guberur Aceh, dr Zaini Abdullah menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk mendukung

Zaini: Bantu Irwandi 100%
Gubernur Aceh yang baru, Irwandi Yusuf berjabat tangan dengan mantan gubernur Aceh, Zaini Abdullah pada acara lepas sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (5/7) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Demi Kepentingan Aceh

BANDA ACEH - Mantan guberur Aceh, dr Zaini Abdullah menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk mendukung dan membantu sekuat tenaga kepemimpinan Gubernur Irwandi Yusuf dan wakilnya, Nova Iriansyah saat memimpin, sehingga Aceh bisa lebih berjaya.

“Bantu Irwandi 100 persen untuk kepentingan Aceh,” kata Zaini Abdullah di depan sekitar 300 undangan yang memadati Anjong Mon Mata Banda Aceh, tempat berlangsungnya Acara Lepas Sambut antara Gubernur Zaini Abdullah dan Wakil Gubernur Muzakir Manaf kepada gubernur terpilih, drh Irwandi Yusuf MSc dan wakil gubernur terpilih, Ir Nova Iriansyah MT, Rabu (5/7) malam.

Zaini menyatakan, sejak Irwandi dilantik Mendagri sebagai Gubernur Aceh kemarin, ia dan masyarakat Aceh akan berada di belakangnya untuk mendukung Irwandi bersama Nova Iriansyah membangun Aceh agar lebih berjaya.

Zaini secara khusus memberi Irwandi beberapa nasihat dan wejangan yang dia istilahkan dengan “vitamin”. Yang namanya vitamin, kata Dokter Zaini, tak apa-apa kalau dikonsumsi. Di antara vitamin itu, Zaini mengingatkan agar Gubernur Irwandi bersama Wagub Nova berupaya sungguh-sungguh untuk memperjelas keistimewaan dan kekhususan Aceh.

Zaini juga sempat menyebut istilah self goverment atau otonomi khusus dalam sambutannya. Nah, inilah yang ia pesankan kepada Irwandi untuk terus dipertahankan dan dioptimalkan implementasinya, karena hal itu merupakan poin penting yang dicapai dalam perundingan antara Pemerintah RI dan GAM di Helsinki tahun 2005.

“Item inilah yang membuat delegasi GAM saat itu kembali bersemangat melanjutkan perundingan pada saat seharusnya kami hampir cok silop (ambil sandal) untuk pulang meninggalkan perundingan yang kami anggap sudah percuma dilanjutkan,” kenang Zaini.

Aceh sejahtera
Sementara itu, meski hadir dalam acara, tapi Irwandi tak menyampaikan pidato sambutan. Kesempatan penting itu ia percayakan kepada Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Nova kemudian mengatakan, pemerintahan ke depan berorientasi pada keinginan masyarakat luas yang mendambakan Aceh yang sejahtera. Keinginan itu semakin membesar setelah terwujudnya perjanjian damai di Helsinki, Swedia, pada tahun 2005.

“Perjanjian ini memberikan Aceh modal penting, untuk membangun kembali daerah yang lama didera konflik dan dihantam gempa dan tsunami. Modal itu bernama Undang-Undang Pemerintahan Aceh,” ujar Nova disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut Nova, mewujudkan kesejahteraan masyarakat bukan perkara mudah karena setiap pemimpin memiliki cara yang berbeda dalam membangun Aceh. Namun, lanjutnya, dia bersama Irwandi akan mengerahkan seluruh pikiran untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved