Sesuai Aturan

DIREKTUR RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Azis mengakui pembelian obat di apotik rumah sakit itu harus menggunakan resep dokter

Sesuai Aturan
Petugas dari BBPOM Aceh, Dinkes dan Diseperindag Kabupaten Bener Meriah, mekakukan pengecekan penjualan obat dan kosmetik di salah satu apotek di Simpang Tiga Redelong, Rabu (24/6). BBPOM Aceh menemukan adanya obat maupun kosmetik palsu serta tidak terdaftar di jual di sejumlah toko obat di Kabupaten Bener Meriah. SERAMBI/MAHYADI 

DIREKTUR RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Azis mengakui pembelian obat di apotik rumah sakit itu harus menggunakan resep dokter. “Itu protap di RSUD Aceh Tamiang. Semua jenis obat meski untuk mencret pening tetap harus pakai resep dokter. Tanpa resep dokter, pembelian obat tidak akan dilayani,” tegas Ibnu Azis.

Menurutnya, ventolin inhaler--walau malam itu obat tersebut tidak tersedia di apotik--yang akan dibeli pasien termasuk obat keras. “Kalau kami sudah kenal, baru boleh membeli obat tanpa resep dokter,” ungkapnya.

Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, dr M Nur Fajri memahami apa yang dialami warga. Karenanya, kata M Nur, dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati semua apotik di Kualasimpang agar memberlakukan kembali apotik jaga setiap malam. Sehingga warga yang membutuhkan obat-obat ringan pada malam hari bisa terlayani.(md)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved