31 Warga di Pidie Jaya Positif Terjangkit Kusta

Rinciannya, temuan tahun lalu sebanyak 27 orang, sementara tahun 2017 ini hanya 4 orang.

31 Warga di Pidie Jaya Positif Terjangkit Kusta
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
ILUSTRASI -- Warga bekas penderita kusta 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Hingga saat ini sebanyak 31 orang warga Pidie Jaya dinyatakan positif menderita penyakit kusta.

Diagnosa itu diketahui setelah hasil survey dan pemeriksaan oleh petugas Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) setempat dalam dua tahun terakhir (2016 dan 2017).

Rinciannya, temuan tahun lalu sebanyak 27 orang, sementara tahun 2017 ini hanya 4 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes-KB Pijay, Eddy Azwar MKES kepada Serambinews,com mengatakan, semua warga yang menderita penyakit itu kini sedang dalam proses penyembuhan dan diharapkan dalam jangka waktu enam hingga setahun penyakit yang dideritanya itu akan sembuh.

Semua penderita kusta itu, lanjut Eddy tersebar di sejumlah kecamatan dengan jumlah bervariasi.

Khusus ke  empat orang yang didapati mengalami penyakit kusta tahun ini, adalah hasil  survey dan pemeriksaan yang dilakukan beberapa tim ke 10 puskesmas yang tersebar di delapan kecamatan dalam sepekan terakhir.

Sebagai sampel, objek atau sasaran kunjungan petugas setiap puskesmas adalah enam gampong yang ditentukan berdasarkan hasil random atau acak.

Dengan demikian terdapat 60 gampong, dimana setiap gampong  petugas memeriksa 30 kepala keluarga (KK).

Kadinkes KB Pijay, Said Abdullah SH, MKM yang dikonfirmasi Serambinews,com membenarkan, dinas yang dipimpinnya dalam bentuk tim telah menurunkan sejumlah petugas ke puluhan gampong di 10 puskesmas untuk melakukan kegiatan Rafid  Vilace Survey terhadap penyakit kusta.

Survey yang berlangsung selama tiga hari (13-15 Juli 2017) ditemui empat orang diantaranya dinyatakan fositif menderita penyakit kusta. Masing-masing, satu orang di Kecamatan Meureudu dan dua orang lainnya di Kecamatan Bandardua. Kegiatan dimaksud adalah kelanjutan tahun 2015 lalu.

Ketika itu sasaran pemeriksaaan tertuju pada 150 dari 222 gampong di Pijay. Kadinkes-KB  juga meminta masyarakat supaya tidak resah dengan penyakit dimaksud. 

Jika memang ditemui kasusnya, Dinkses setempat segera menindak lanjuti dengan pengobatan secara rutin hingga tuntas.

“Insya  Allah, 6-12 bulan tuntas atau sembuh,” timpal said Abdullah. (*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved