Diduga Berbuat Mesum, Pria tanpa Identitas Dihajar hingga Koma

“Menurut pengakuan pemilik rumah pasangan tersebut merupakan saudaranya dari Punteut Lhokseumawe,”

Diduga Berbuat Mesum, Pria tanpa Identitas Dihajar hingga Koma
ist
Korban dirujuk ke Rumsah Sakit Kota Langsa untuk perawatan lebih lanjut.

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Diduga melakukan mesum di salah satu rumah kontrakan di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, pria yang belum diketahui identitasnya dihajar warga Gampong Pasir Putih, Kecamatan Peureulak, hingga tak sadarkan diri, Rabu (19/7/2017) pukul 03.30 WIB.

“Korban belum sadarkan diri, saat ini dari RS Peureulak telah dirujuk ke RS Kota Langsa. Korban diduga warga Lhokseumawe. Namun pastinya kita sedang menunggu korban sadarkan diri dan menunggu keluarga membuat laporan,” ungkap Kapolsek Peureulak, AKP S Purba kepada Serambinews.com, Rabu (19/7/2017).

Insiden pemukulan warga terhadap terduga pelaku mesum itu, jelas AKP S Purba, berawal Selasa (18/7/2017) malam pukul 23.30 WIB, Ketua Pemuda Gampong Pasir Putih mengatakan kepada kepala dusun setempat bahwa di salah satu kontrakan di gampong itu dicurigai ada menginap pasangan yang diduga berbuat mesum.

Kemudian kepala pemuda, kadus, dan sejumlah warga mendatangi rumah kontrakan itu untuk menanyakan keberadaan pasangan yang diduga berbuat mesum itu.

Namun, pemilik kontrakan mengatakan pasangan tersebut telah pulang.

Kemudian sejumlah warga memeriksa ke dalam rumah dan menemukan saorang perempuan tanpa identitas dan satu orang laki-laki melarikan diri melalui pintu belakang rumah ke arah hutan.

Warga sempat mengejarnya namun laki-laki tanpa identitas itu tak ditemukan. Kemudian si wanita dimintai KTP dan buku nikah oleh warga tapi si wanita itu tak bisa memperlihatkan identitas apapun.

“Menurut pengakuan pemilik rumah pasangan tersebut merupakan saudaranya dari Punteut Lhokseumawe,” ungkap AKP S Purba.

Setelah si laki-laki melarikan diri, sambung AKP S Purba, kemudian warga meminta pemilik rumah mengusir perempuan tersebut. Malam itu juga si perempuan tersebut diantar pulang menggunakan Bus Harapan Indah.

Kemudian tepat pukul 03.30 WIB Rabu malam, jelas Kapolsek, laki-laki yang melarikan diri ke hutan tadi kembali ke rumah pemilik kontarakan.

Warga yang mengetahuinya langsung mendatangi laki-laki tersebut dan terjadilan pemukulan sehingga korban tak sadarkan diri.

 “Karena tak sadarkan diri kemudian warga membawa laki-laki itu ke RS Peureulak, dan dirujuk ke RS Kota Langsa untuk perawatan lebih lanjut,” ungkap AKP S Purba.

Saat ini, sambung AKP S Purba, pihaknya sedang menunggu pihak keluarga korban untuk membuat laporan. Selain itu, petugas juga sedang mendatangi korban untuk mencari indetitas korban. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved