200 Dokter Aceh, Jakarta, Bandung dan Surabaya Akan Hadiri Simposium Penyakit Dalam di Banda Aceh

Simposium ini akan membahas seputar penyakit dalam dari 11 divisi oleh para ahli penyakit dalam dari Aceh, Jakarta, Bandung dan Surabaya.

200 Dokter Aceh, Jakarta, Bandung dan Surabaya Akan Hadiri Simposium Penyakit Dalam di Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Panitia Simposium AIMS ke-8 berdialog dengan Pimpinan Harian Serambi Indonesia, Jumat (18/82017). 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 200 peserta terdiri atas dokter umum dan spesialis akan menghadiri simposium penyakit dalam yang digelar di Hotel Hermes, Banda Aceh Aceh, 15-16 September 2017.

Simposium bertajuk The 8th Aceh Internal Medicine Symposia (AIMS) itu digelar oleh Bagian Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Menghadapi persiapan simposium itu, para panitia 8th AIMS mengadakan silaturahmi dengan Pimpinan Harian Serambi Indonesia, Jalan Banda Aceh- Lambaro, Meunasah Manyang PA, Banda Aceh, Jumat (18/8).

Kepala Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUZA, dr HM Riswan SpPD-KHOM-FINASIM, Jumat (18/8/2017) mengatakan, simposium ini akan membahas seputar penyakit dalam dari 11 divisi oleh para ahli penyakit dalam dari Aceh, Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Mereka akan membahas pengananan penyakit dalam dari berbagai divisi dengan menghadirkan konsultan bidangnya.

Ia mengatakan, tema-tema yang diangkat terkait update ilmu kedokteran terbaru. "Kami mengundang para dokter dan dokter spesialis seluruh Aceh untuk mengikuti simposium ini," ujar Riswan.

(Baca: VIDEO: Teknologi C-Arm di RSUZA, Memasukkan Jarum ke Dalam Tubuh Tanpa Pembedahan)

Ia mengatakan, tujuan simposium ini sebagai ajang update ilmu kedokteran bagi para dokter umum dan sokter spesialis di seluruh Aceh, sehingga para dokter selalu mengikuti perkembangan ilmu kedokteran sebagai syarat memenuhi akriditasi profesi dokter.

Dari sisi lain, Riswan mengatakan, banyak masyarakat Aceh yang belum mengetahui fasilitas dan tenaga ahli yang dimiliki di RSUZA, sehingga masyarakat Aceh cenderung berobat ke rumah sakit di luar negeri.

Halaman
12
Penulis: Jalimin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved