Breaking News:

Pemilik Bendera Peninggalan Aceh Darussalam di Trumon Pernah Menetap di Pidie

Diakuinya, kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah Aceh Selatan Raya (Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Singkil) punya kaitannya dengan Pidie.

IST
T Raja Aceh 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - T Raja Aceh sebagai pewaris kerajaan Trumon, pemilik salah satu bendera pada masa Kerajaan Aceh Darussalam, di Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, ternyata nenek moyangnya pernah menetap di Batee, Grong-grong, Kabupaten Pidie.

Karena itulah yang menyebabkan banyak orang berasumsi Tengku Djakfar berasal dari Pidie.

Baca: Heboh Bendera Diduga Milik Kerajaan Aceh di Trumon, Netizen: Itu Bendera Trumon

Diakuinya, kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah Aceh Selatan Raya (Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Singkil) punya kaitannya dengan Pidie.

Bahkan ada kerajaan yang rajanya mememang berasal dari Pidie, seperti Raja Kuala Batu, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, Teuku Cik Karim asal Pidie.

"Soal Alam Keramat, yang disebut bendera oleh masyarakat Aceh saat ini bagi kami keluarga Raja Trumon masih menyebutnya Alam Keramat. Alam tersebut kami simpan dan kami balut pakai kain kuning saat ini. Alam Keramat tersebut kami yakinkan saat Teuku Raja Iskandar sebagai raja," ungkap cucu dari keturunan Kerajaan Trumon yang saat ini sebagai pengurus situs peninggalan sejarah Trumon kepada Serambinews.com, Selasa (22/8/2017).

Baca: DITEMUKAN Bendera Aceh Asli di Trumon, Ini Foto-fotonya

Alam Keramat tersebut, lanjutnya, tiba di kerajaan Negeri Trumon, saat Teuku Raja Iskandar menjabat sebagai Raja Trumon saat itu. Karena saat Raja Iskandar memimpin Trumon, Trumon sangat jaya, sehingga masyarakat menyebutnya keramat, disamping beliau sangat taat pada agama.

"Kerajaan Trumon didirikan oleh nenek moyang kami Tengku Djakfar atau lebih dikenal dengan sebutan Teuku Raja Singkil sekitar abad ke-18. Beliau putra dari Ja Johan dari Baghdad yang menetap di Batee, Grong-grong, Kabupaten Pidie. Jadi terkadang orang menyebutnya dari Pidie," kata T Raja Aceh. (*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved