Ahmad Hidayat, Pemuda Terbaring Koma Itu Telah Tiada
"Hanya Allah yang bisa membalas semua kebaikan hambanya. Berkat bantuan saudara sekalian, saya bisa lebih kuat menghadapi cobaan ini,"
Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Yusmadi
Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ahmad Hidayat (18), pemuda Gampong Lamteubee Mon Ara, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, yang sejak tiga bulan lalu dalam kondisi koma kini telah tiada. Pemuda malang itu menghembuskan nafas terakhir di ruang rawat Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Rabu (23/8/2017) pukul 3.30 pagi.
Kabar duka itu disampaikan ibunda almarhum, Malahayati alias Kak Ti kepada Serambinews.com, Kamis (24/8/2017) sore lewat sambungan telepon. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanganan Ahmad selama ini.
"Hanya Allah yang bisa membalas semua kebaikan hambanya. Berkat bantuan saudara sekalian, saya bisa lebih kuat menghadapi cobaan ini," ujar Kak Ti.
Baca: Ibu Ini Setia Merawat Anaknya yang Koma
Menurutnya, upaya penanganan terhadap Ahmad sudah maksimal meskipun dalam keterbatasan. Dia pun mengaku sudah ikhlas menerima cobaan Allah ini, karena mungkin takdir ini lah yang terbaik baginya dan keluarga.
"Manusia hanya dapat berusaha, Allah lah yang telah menggariskan umur anak saya. Sekarang dia sudah pergi untuk selamanya," kata Kak Ti menahan tangis.
Menurut Kak Ti, kondisi Ahmad Hidayat sebelum meninggal semakin lemah. Setelah mengalami masalah pada lambung sehingga menyulitkannya makan, paru-paru Ahmad ternyata juga ikut bermasalah.
"Dokter sudah berusaha, tapi penyakitnya memang tak bisa disembuhkan," ujar Kak Ti dan menyebut kondisi Ahmad tetap koma hingga ajal menjemput. Ahmad Hidayat dikuburkan di halaman rumahnya di Gampong Lamteubee Mon Ara kemarin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ibu-rawat-anaknya-yang-koma_20170728_212451.jpg)