Curhat Sering Diperas Oknum Aparat, Keuchik di Nagan Raya Mengadu ke Jaksa

Selama ini keuhcik tak nyaman mengelola dana desa karena sering didatangi oknum tertentu yang mengaku dari aparat untuk meminta sejumlah uang.

Curhat Sering Diperas Oknum Aparat, Keuchik di Nagan Raya Mengadu ke Jaksa
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR
Kajari Nagan Raya, Sri Kuncoro berdialog dengan ratusan keuchik pada kegiatan sosialisasi pengelolaan dana desa, Kamis (24/8/2017). 

Laporan Dedi Iskandar | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sejumlah keuchik (kepala desa) di 10 kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Kamis (24/8/2017) siang, mengadu ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Naga Raya, Sri Kuncoro.

Para keuchik melaporkan bahwa selama ini mereka sering diperas oleh oknum tertentu, dalam pengelolaan dana desa.

Hal ini disampaikan para keuchik saat mengikuti sosialisasi pengelolan dana desa dan tim pengawal, pengaman, pembangunan, pemerintah daerah (TP4D) di Aula SKB Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

(Baca: Rumah Komersil Diolah Jadi Rumah Murah Bersubsidi, Hak Masyarakat Kecil Diambil Konsumen Mapan)

Dalam pertemuan itu, para keuchik menyampaikan secara lisan bahwa selama ini tak nyaman mengelola dana desa karena sering didatangi oknum tertentu yang mengaku dari aparat untuk meminta sejumlah uang.

(Baca: Tim Saber OTT Kasus Pemerasan)

Menanggapi hal ini, Kajari Nagan Raya Sri Kuncoro didampingi Kasi Intel Dedy Mariadi menegaskan, apabila masyarakat/aparat desa mendapatkan ancaman/pemerasan, maka bisa disampaikan kepada pihak kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

(Baca: Jaksa Usut Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Permukiman Trasmigrasi di Nagan Raya)

Menurutnya, peran TP4D Kejaksaan yang disosialisaskan itu bertujuan mengawal dan mengamankan program pemerintah yang sifatnya strategis, dalam hal ini dana desa.

Sehingga diharapkan penyaluran dana tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tepat sasaran.(*)

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi cetak, Jumat (25/8/2017) besok.

Penulis: Dedi Iskandar
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved