Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman

Rata-rata pedagang itu menjajakan aksesoris handphone, mainan anak-anak, jasa membuat inai, hingga makanan.

Meski Dilarang, Banyak Pedagang Tetap Berjualan di Bawah Payung Masjid Raya Baiturrahman
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Meski dilarang, sejumlah pedagang tetap berjualan di bawah payung Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (3/9/2017). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINNEWS.COM, BANDA ACEH – Meskipun pamflet imbauan larangan berjualan sudah dipasang di sejumlah titik, namun para pedagang tetap berjualan di halaman Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, tepat di bawah payung elektrik.

Pada Minggu (3/9/2017), ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Masjid Raya Baiturrahman.

Ada yang menunaikan shalat, ada yang berfoto bersama keluarga maupun teman-teman, bahkan ada yang sekedar duduk menikmati landscape baru Masjid Raya.

Kondisi itu pun dimanfaatkan oleh beberapa pedagang untuk masuk hingga ke area payung, untuk menjajakan dagangan kepada pengunjung.

Rata-rata pedagang itu menjajakan aksesoris handphone, mainan anak-anak, jasa membuat inai, hingga makanan.

(Baca: Parkir Basement Masjid Raya Mulai Difungsikan, Ini Tarifnya)

Amatan Serambinews.com, sejak Hari Raya Idul Adha pengunjung Masjid Raya meningkat drastis dari hari biasanya.

Selain di bawah payung, pengunjung juga berkumpul dan berfoto di koridor bawah tanah hingga parkir besement.

Petugas Sekretarit Masjid Raya, Tgk Hamdan mengatakan, bahwa pihak pengelola sudah memasang banyak pamflet imbauan larangan berjualan di setiap sudut masjid. Namun para pedagang tidak mematuhi aturan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved