Breaking News:

Sudah 87.000 Orang Muslim Rohingya Lari ke Banglades, Kamp Pengungsi Penuh Sesak 

Penumpukan persoalan itu menimbulkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan parah.

Editor: Muhammad Hadi
ANTARA FOTO/REUTERS/MOHAMMAD PONIR HOSSAIN
Sekelompok pengungsi Rohingya berjalan di jalan berlumpur setelah melewati perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh, Jumat (1/9/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Sekitar 87.000 pengungsi etnis minoritas Rohingya telah tiba di Banglades sejak kekerasan meletus di negara tetangga Myanmar pada 25 Agustus, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (4/9/2017).

Ribuan minoritas Rohingya tanpa kewarganegaraan itu telah meninggalkan Myanmar.

Mereka memenuhi wilayah perbatasan kedua negara sejak pertempuran terbaru itu meletus.

Kedatangan pengungsi baru itu menambah beban berat bagi kamp-kamp pengungsi Rohingya yang sudah penuh sesak di Banglades, yang lari dari kekerasan pada Oktober 2016.

Baca: Dewan Dakwah Aceh: Bubarkan Saja PBB, Jika tak Adil Kepada Rohingya  

Penumpukan persoalan itu menimbulkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan parah.

Karena para aktivis masih kesulitan untuk menangani derasnya arus pengungsian itu.

Sekitar 20.000 orang telah berkumpul di perbatasan.

Mereka sedang mengantre untuk masuk ke Banglades, demikian kata PBB dalam sebuah laporan.

Dhaka, ibu kota Banglades meningkatkan kontrol di perbatasan menyusul kekerasan terbaru di negara bagian Rakhine, Myanmar pada 25 Agustus lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved