JCH Aceh yang Hilang Ditemukan Meninggal

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang lagi jamaah calon haji (JCH) Aceh meninggal dunia di Tanah Suci, yaitu Usman Beuransyah Balee (68)

JCH Aceh yang Hilang Ditemukan Meninggal
IST
Fasilitas Tenda Baru bagi Jamaah Ha 

* Sebagian Mekkah Diterpa Badai Debu

BANDA ACEH - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang lagi jamaah calon haji (JCH) Aceh meninggal dunia di Tanah Suci, yaitu Usman Beuransyah Balee (68) asal Bireuen. Jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 itu sebelumnya dilaporkan menghilang sejak 24 Agustus lalu atau sebelum pelaksanaan puncak haji di Arafah, 31 Agustus.

Informasi ini disampaikan Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, H Rusli Lc kepada Serambi Jumat (8/9). “Jamaah yang kesasar tersebut sudah ditemukan oleh pihak Kepolisian Arab Saudi kemarin (Kamis, 7/9) dalam keadaan sudah meninggal dunia,” sebutnya.

Almarhum ditemukan di sebelah pemakaman Al Adel atau sekitar 1 km dari hotel tempatnya menginap yaitu di wilayah Syisyah sektor VII. “Yang masih menempel di badan adalah kain ihram lengkap, sabuk, gelang id, dan gelang risti (risiko tinggi),” kata Rusli.

Dikatakan, jenazah sejak magrib kemarin (Kamis, 7/9) Waktu Arab Saudi sudah berada di rumah sakit dan istri almarhum bersama petugas kloter juga sudah berada di rumah sakit. “Sementara untuk hasil visum belum keluar,” sebutnya.

Dengan meninggalnya Adnan Beuransyah Balee, jumlah jamaah haji Aceh yang meinggal di Tanah Suci menjadi tujuh orang. Pada pemberitaan sebelumnya, enam jamaah asal Aceh yang meninggal yaitu Muslimah binti Ismail Yusuf (58) yang meninggal dalam pesawat, satu jam sebelum mendarat di Jeddah, Nurhayati binti M Idris (41) asal Banda Aceh meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah.

Kemudian, Halimah binti Mahmud Ben (72) yang berasal dari Pidie Jaya meninggal di Arafah, Arab Saudi. Lalu Fatimah Zohra binti Muhammad Amin (48) asal Aceh Besar meninggal di Klinik Kesehatan Haji Arafah, dan Khalijah (71) asal Aceh Selatan meninggal di dalam perjalanan dari Arafah ke Mina, serta HT Zainal Arifin (58) meninggal di Mekkah dengan keluhan sesak dan sempat dipasangkan oksigen.

Mekkah badai debu
Informasi lain yang diperoleh Serambi, Jumat (8/9) dari Tim Pemandu Ibadah Haji (TPHI) kloter 4, Muhammad Nasril Lc melalui pesan WhatsApp menyampaikan sebagian wilayah Mekkah dilanda badai debu, Kamis (7/9) antara pukul 16.00-18.00 WAS.

Nasril mengutip laporan seorang jamaah haji Aceh di wilayah Ghassalah, Syisyah, Mekkah dengan menyebutkan badai debu terjadi ba’da shalat Ashar, saat sebagian jamaah pulang dari Masjidil Haram dan sedang berada di depan penginapan.

Badai debu hanya terjadi di beberapa wilayah saja, seperti Syisyah dan beberapa wilayah lainnya. Di wilayah Syisyah, jalanan tampak lebih lengang dari biasanya. Terlihat sampah-sampah plastik dan kertas bercampur debu beterbangan ke mana-mana, namun jarak pandang masih normal walau sedikit terganggu.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved