Breaking News:

Ribuan Mahasiswa Baru Unmuha Dibekali KOKAM SAR, Begini Bentuknya

Semua pihak di Aceh untuk meningkatkan kesiapsiagaan kita harus mensiapkan rencana kontinjensi apabila terjadi eksodus besar-besaran Muslim Rohingya

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
IST
Pelatihan KOKAM SAR di Universitas Muhammadiyah Aceh, Sabtu (9/9/2017) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), mengikuti pelatihan tentang Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah dan SAR (KOKAM SAR).

Materi pelatihan dan sosialisasi pengurangan risiko bencana ini disampaikan oleh para pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh, pada kegiatan Silaturahmi Keakraban Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Aceh, di Gedung UNMUHA Convention Center Ahmad Dahlan, Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (9/9/2017).

Wakil Ketua PWPM Aceh sekaligus Komandan Wilayah KOKAM SAR Aceh, Ikhwan Julmi, dalam siaran pers kepada Serambinews.com mengatakan, di antara materi yang disampaikan adalah Program Desa Tangguh Bencana, Sekolah/Madrasah Aman Bencana, ApliKasi Cared (Multicultural Disaster Information System), serta penjelasan Standar Operasional Prosedur Penyelamatan Diri saat terjadi bencana gempa bumi.

(Baca: 5 Gempa Bumi Terkuat di Dunia dalam 100 Tahun Terakhir, Aceh Salah Satunya)

Para peserta juga bersama-sama menyaksikan pemutaran film ‘Selembar Itu Berarti’ yang mengangkat tema kisah sedih tentang dunia pendidikan.

Kegiatan ini diakhiri dengan simulasi gempa bumi, di mana peserta memeragakan prosedur penyelamatan diri dan evakuasi mandiri jika terjadi bencana gempa bumi.

Pelatihan KOKAM SAR di Universitas Muhammadiyah Aceh, Sabtu (9/9/2017)
Pelatihan KOKAM SAR di Universitas Muhammadiyah Aceh, Sabtu (9/9/2017) (IST)

Bantu Rohingya

Ikhwan Julmi didampingi Sekretaris PWPM Aceh yang juga sebagai Manejer UCC Ahmad Dahlan, Budi Ardiansyah menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihak PWPM Aceh melalui Bidang KOKAM SAR juga menyampaikan rasa prihatin terdapat pembantaian etnis Muslim Rohingya di Rakhine Myanmar.

“Oleh karenanya kita harus ikut berperan membantu Muslim Rohingya secara terhormat dan bermartabat,” kata Ikhwan Julmi.

Baca: Kisah Menakutkan Derita Pengungsi Rohingya, Ya Allah, Ya Allah”

Ia melanjutkan, pada Jumat (8/9/2017), PWPM ikut serta dalam pertemuan yang digagas oleh MPU Aceh, untuk bersama-sama menyuarakan keprihatihan dan solidaritas terhadap bencana kemanusiaan yang menimpa Muslim Rohingya, di Myanmar.

“Kita juga mendesak Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat dalam rangka penyelesaian tragedi kemanusiaan tersebut sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar 1945 dalam rangka menciptakan perdamaian dunia,” kata dia.

Ikhwan Julmi juga mengingatkan semua pihak di Aceh untuk meningkatkan kesiapsiagaan kita harus mensiapkan rencana kontinjensi apabila terjadi eksodus besar-besaran Muslim Rohingya ke Indonesia.

“Karena kita pernah punya pengalaman dimana muslim rohingya pernah terdampak di Indonesia khusus nya di Aceh 2015. Saat itu Pemuda Muhammadiyah di Aceh, mulai tingkat Wilayah dan Daerah, pernah berpartisipasi membantu pemerintah dalam memberikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi Muslim Rohingya,” timpal Budi Ardiansyah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved