Usai Bacok Ibunya, Lari ke Hutan, Saat Ditangkap Polisi Pemuda Lhoksukon Bilang Begini
Peristiwa pembacokan itu terjadi Sabtu (9/9/2017) pukul 15.00 WIB. Herman ditangkap 19.00 WIB di sebuah kebun yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Herman (20), pemuda Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, ditangkap polisi beberapa jam setelah membacok ibunya Aisyah (50).
Peristiwa pembacokan itu terjadi Sabtu (9/9/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Herman ditangkap pukul 19.00 WIB di sebuah kebun yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya.
(Baca: Sungguh Tega! Pemuda Lhoksukon Nekat Bacok Ibunya, Masalahnya Bikin Geleng-geleng Kepala)
Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi mengatakan, petugas berhasil meringkus tersangka di kebun warga yang berjarak sekitar 1 kilometer lebih dari rumahnya.
(Baca: Setelah Bacok Ibunya, Pemuda Lhoksukon Lari 1 Kilometer Lalu Sembunyi di Tempat Ini)
“Saat ditangkap di kebun warga sedang Maghrib. Tersangka mengatakan lari ke hutan untuk mencari burung," kata Kapolsek Lhoksukon, Aceh Utara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemuda-lhoksukon-bacok-ibu-kandung_20170910_182029.jpg)