Pesantren Terbakar, Tiga Bersaudara Santri Ini Meninggal Dunia, Pesan Terakhirnya Mengharukan

Salah satu santri yang menjadi korban tewas adalah Muhammad Hafiz Iskandar, 11 tahun, sempat bertanya kepada pamannya sebelum meninggal.

Nst
Tiga bersaudara santri yang meninggal: Muhd Syafiq Haikal Mohd Sulaiman, 13; Muhd Hafiz Iskandar Mohd Sulaiman, 11 dan Muhd Harris Ikhwan Mohd Sulaiman, 10 

SERAMBINEWS.COM - Kebakaran pesantren Darul Quran Ittifaqiyah di Datuk Keramat, Kuala Lumpur, Malaysia, menewaskan 23 santri dan 2 penjaga asrama.

Salah satu santri yang menjadi korban tewas adalah Muhammad Hafiz Iskandar, 11 tahun, sempat bertanya kepada pamannya sebelum meninggal.

Seperti dilansir dari nst.com.my, dia bertanya ke manakah dirinya saat meninggal kelak.

"Jika saya meninggal, apakah saya bakal masuk surga," tanya anak tersebut.

Lalu, pamannya mengamini, "Iya, jika kamu mati syahid."

Kenangan tersebut dilontarkan Mas Zaitun Murni Mohd Shahid tentang keponakannya yang tewas dalam kebakaran pada Kamis (14/9/2017) pagi tersebut.

Api tidak hanya menewaskan Mohd Hafiz, tapi juga kedua saudaranya, Muhammad Syafiq Haikal Sulaiman, 13, dan Muhammad Harris Ikhwan, 10.

Mas Zaitun mengetahui peristiwa itu melalui kabar di aplikasi pesan singkat WhatsApp yang memberitahukan bahwa pesantren yang dihuni keponakannya itu terbakar.

Syok, dia langsung bergegas ke sekolah untuk memeriksanya.

Benar saja, hati Mas Zaitun hancur ketika melihat ponakan-ponakannya tidak masuk dalam daftar korban selamat.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved