Selasa, 5 Mei 2026

MotoGP

MotoGP Aragon 2017 - Gaya Balapnya Diprotes Pedrosa, Ini Jawaban Valentino Rossi

Di kesempatan yang berbeda, Rossi menanggapi komplain Pedrosa. Kata Rossi yang akhirnya finis urutan lima, “Anda tahu, jika dia tidak senang, seharusn

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Klose
Pedrosa dan Rossi 

SERAMBINEWS.COM - Comebacknya pebalapan Yamaha Valentino Rossi di balap MotoGP Aragon 2017 menuai banyak pujian.

Hasil kualifikasi yang menempatkannya start dari urutan ketiga dan hasil akhir balapan di peringkat lima di saat kondisinya belum pulih setelah mengalami patah tulang tak lepas dari sanjungan pebalap lain.

Tapi aksi Rossi di lintasan di Aragon bukan hanya menuai pujian, The Doctor juga mendapat komplain dari pebalap lain pesaingnya.

Adalah Dani Pedrosa yang memprotes gaya balap Rossi saat mereka bersaing di lintasan.

Pebalap Repsol Honda yang finis di posisi kedua di GP Aragon, Minggu (24/9/2017) itu komplain atas kelakuan Valentino Rossi(Yamaha Movistar).

Pedrosa mempermasalahkan gaya berkendara defensif Rossi yang bisa membuatnya celaka.

Ceritanya, saat putaran ke-15, Pedrosa ingin melewati Rossi yang berada di depannya.

Pedrosa memang akhirnya berhasil melakukan itu di trek lurus, namun sebelumnya dia harus berjuang melewati ruang kecil antara bibir lintasan dan motor Rossi.

“Jika Anda lihat gambarnya, saya sepenuhnya berada di garis putih. Saya berada di garis putih dan setang saya berjarak (menunjukan ruang kecil dengan gestur telunjuk dan ibu jari) dengan setang dia, jadi saya tidak melihatnya sebagai gerakan yang adil,” kata Pedrosa, disiarkan motorsport.com.

“Anda bisa ke kiri tapi malah menuju garis, dan membuat orang lain keluar lintasan saat 300 kpj, itu bukan hal bagus,” ucap Pedrosa lagi.

Di kesempatan yang berbeda, Rossi menanggapi komplain Pedrosa. Kata Rossi yang akhirnya finis urutan lima, “Anda tahu, jika dia tidak senang, seharusnya dia balapan sendirian.”

Menurut Rossi, semua orang melakukan hal yang sama kepadanya sewaktu ingin mendahului, terutama saat putaran terakhir.

“Mungkin saya geser satu meter atau lebih, jadi, saya tidak tahu, mungkin pebalap-pebalap itu berpikir mereka yang punya sirkuit,” ujar Rossi. (Otomania.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved