Asa setelah Terempas di Passing Grade

HASIL seleksi CPNS untuk formasi sipir di Aceh ditanggapi secara beragam oleh peserta

Asa setelah Terempas di Passing Grade
SERAMBI/BUDI FATRIA
Peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh tingkat S1 mengikuti ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Kampus Abulyatama, Aceh Besar, Senin (11/9/2017). 

HASIL seleksi CPNS untuk formasi sipir di Aceh ditanggapi secara beragam oleh peserta. Seorang peserta bernama Zaki mengaku tak lulus karena hanya nilai Test Intelegensi Umum (TIU) yang kurang 10 dari batas minimal 80 yang ditetapkan atau hanya tinggal dua soal lagi tentang TIU yang tak mampu dijawabnya. Sedangkan dua item lainnya, nilainya melebihi batas minimal, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 80 atau lebih 5 dan Tes Karakteristik Pribadi 151 atau melebihi batas minimal yang ditetapkan 143.

“Nah, jika ditotalkan nilai saya 301. Sedangkan batas passing grade jika digabung semua 298, tetapi saya tetap tak memenuhi syarat karena nilai TIU kurang,” kata Zaki.

Menurutnya, banyak peserta bernasib sama seperti dirinya. Karena itu, ia bersama kawan-kawan senasib sangat setuju atas usulan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husein MH agar pusat mengubah kebijakan dari sistem passing grade ke downgrade, yaitu pelamar yang akumulasi nilainya minimal 300 juga tetap dianggap lulus tahap ini guna memenuhi kuota Aceh, seperti diberitakan Serambi, Sabtu (30/9).

Bahkan, Zaki memposting foto berita Serambi tersebut di dinding facebooknya dengan status. “Passing grade no, downgrade yes. Semoga DPRA menyurati pusat agar memberlakukan downgrade. Jangan sampai muncul istilah ‘buya krueng teudong-dong, buya tamong meuraseuki,” tulisnya dengan hastag #SueAneukNaggroe dan #HarapanPemuda Aceh. Hingga tadi malam status itu sudah disukai 73 orang dan banyak ditanggapi netizen dengan pernyataan setuju serta mendukung usulan Ombudsman.

Sementara itu, data diperoleh Serambi kemarin siang dari Ketua Panitia Seleksi Daerah Aceh, Zulkifli SH MH, hingga Jumat, 28 September 2017, ada 222 peserta lainnya bernasib sama seperti Zaki. Jumlah itu belum termasuk pria yang ikut ujian tiga sesi terakhir kemarin. Artinya, kalau pun digabung yang memenuhi passing grade dengan downgrade, baru sedikit melebihi kuota Aceh. Semoga akan ada solusi untuk mereka yang kini gagal menjadi sipir karena harus terempas di passing grade. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved