Buni Yani Dituntut 2 Tahun Penjara, Ada 6 Hal yang Dianggap JPU Memberatkan

Saat pembacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun menyampaikan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan bagi Buni Yani.

Buni Yani Dituntut 2 Tahun Penjara, Ada 6 Hal yang Dianggap JPU Memberatkan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terlapor kasus dugaan pengeditan video Ahok, Buni Yani 

SERAMBINEWS.COM, BANDUNG – Pada sidang lanjutan Buni Yani, Selasa (3/10/2017), Buni Yani dituntut hukuman dua tahun penjara plus denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Buni Yani didakwa bersalah atas pelanggaran UU No. 32 ayat (1) juncto pasal 48 ayat (1) UU No. 11 tahun 2008 untuk atas UU RI No. 19 tahun 2016 ubahan atas UU no.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Saat pembacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun menyampaikan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan bagi Buni Yani.

Berikut merupakan hal-hal yang dianggap JPU memberatkan Buni Yani.

1. Perbuatan terdakwa dapat menimbulkan perpecahan antar umat beragama

2. Terdakwa dalam persidangan tidak bersikap sopan

3. Terdakwa tidak menyesali perbuatannya

4. Terdakwa adalah seorang dosen atau pengajar pendidik, namun tidak memberikan contoh baik kepada masyarakat

5. Terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan

6. Dengan menghilangkan kata pakai pada kalimat yang diucapkan Ahok atau Ir. Basuki Tjahaja Purnama, maka terdakwa telah menempatkan Surat Al-Maidah 51 yang merupakan bagian dari kitab suci bagi umat Islam menjadikan Surat Al-Maidah 51 sebagai sumber kebohongan.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved