Senin, 13 April 2026

Suplai Air PDAM ke Diwai Makam Terhenti, Ini Dilakukan Warga

Bagi warga berekonomi mapan, krisis air bersih ini disikapi dengan membeli air dari mobil tangki yang kisaran harganya di atas Rp 100 ribu per mobil.

Penulis: Saiful Walido | Editor: Muhammad Hadi
Foto Ilustrasi - Pekerja mengisi air bersih ke dalam jeriken di PDAM Kota Banda Aceh Cabang II, Taman Sari, Sabtu (11/3). Air bersih satu jeriken bermuatan 20 liter, dijual Rp 3.000. Musim kemarau dan kemacetan suplai air dari PDAM menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha ini. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Laporan Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah hampir seminggu warga Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaroskep, Kecamatan Kuta Alam dan sekitarnya mengalami krisis air bersih.

Hal ini terjadi setelah distribusi dari PDAM Tirta Daroy terhenti sejak Sabtu (30/9/2017) lalu. 

Untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, warga pun melakukan berbagai macam cara, dari memeras keringat hingga menguras isi dompet.

Bagi warga berekonomi mapan, krisis air bersih ini disikapi dengan membeli air dari mobil tangki yang kisaran harganya di atas Rp 100 ribu per mobil. 

Baca: Air PDAM Macet, Jamaah Jumat di Masjid Darul Falah Gampong Pineung Kalang Kabut

Sebaliknya, untuk warga berekonomi lemah, mau tak mau mereka harus memeras keringat guna mengangkut air dari sumur tetangga, itupun airnya agak keruh dan payau.

Meski tidak layak konsumsi, warga tak punya pilihan lain karena cuma itu satu-satunya opsi yang mereka miliki. 

"Mau bagaimana lagi, mau beli air dari mobil tangki tak punya uang, jadi ya terpaksa pakai air sumur ini," ujar Salwa, warga Diwai Makam kepada Serambinews.com, Selasa (03/10/2017).

Dia berharap, distribusi PDAM bisa secepatnya lancar sehingga beban beratnya saat mengangkut air dari sumur segera berakhir.

Baca: Wali Kota Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

"Mudah-mudahan PAM cepat normal, karena kalau sampai sebulan begini, bisa kekar tangan ini karena angkut air tiap hari," seloroh ibu dua anak itu. 

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub yang dikonfirmasi terkait macetnya distribusi air bersih menjelaskan, hal tersebut terjadi karena ada kebocoran pipa di Jembatan Krueng Cut.

"Ini saya sedang di lokasi bocor pipa transmisi di Jembatan Krueng Cut, Insya Allah bisa cepat selesai," tulisnya via pesan singkat kepada Serambinews.com, Senin (2/10/2017) petang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved