7 CPNS Bener Meriah Bermasalah

Sebanyak tujuh bidan dan dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang telah diangkat menjadi calon pegawai negeri

7 CPNS Bener Meriah Bermasalah
LIPUTAN6
Ilustrasi 

* Gaji 152 Bidan dan Dokter PTT Ditunda

REDELONG - Sebanyak tujuh bidan dan dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang telah diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bener Meriah ternyata masih bermasalah, sehingga dikembalikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIII Aceh.

Akibatnya, seluruh CPNS yang berjumlah 152 orang juga menerima dampak, gaji yang seharusnya sudah dibayarkan kembali ditunda. Surat Keputusan (SK) CPNS dari formasi dokter dan bidan PTT juga ditunda penyerahannya, menunggu perbaikan administrasi ke 7 CPNS tersebut selesai dan dikembalikan oleh BKN Aceh ke Bener Meriah.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bener Meriah, Ir Mahmuddin kepada Serambi, Rabu (4/10) menjelaskan dari 152 CPNS bidan dan dokter, sebenarnya sudah diajukan ke BKN Regional XIII Aceh. Tetapi, sebutnya, ada tujuh berkas yang dikembalikan dan dipermasalahkan, disebabkan administrasi yang tidak memenuhi persyaratan.

“Kita sudah sudah ajukan ke BKN untuk CPNS bidan dan dokter, namun dikembalikan, karena ada tujuh berkas yang tidak memenuhi syarat,” katanya. Dikatakan, setelah pengembalian berkas, pihaknya telah meminta kepada para calon CPNS itu untuk melengkapi data-data dan beberapa hari lalu telah mengirim kembali berkas ke tujuh CPNS itu ke BKN Aceh.

“Kasubit Kepangkatan dan Mutasi telah berangkat beberapa hari lalu, untuk menyelesaikan masalah ini ke BKN Aceh dan saat ini tinggal menunggu verifikasi saja. Insya Allah, tidak sampai sebulan, masalah ini akan selesai,” harapnya.

Disebutkan, berkas yang tidak memenuhi syarat ini dikarenakan masalah administrasi seperti, legalisir ijazah yang sudah habis masa berlakunya, hingga penandatanganan ijazah calon CPNS dari dokter dan bidan PTT yang tidak kompeten. Akibatnya, berkas tersebut dikembalikan, ujarnya.

“Sebenarnya kami satu detikpun tidak merugikan siapa saja yang kami layani, namun terhambatnya pemberian SK CPNS ini karena mereka tidak memenuhi persyaratan yang lengkap,” papar Kepala BKPP Bener Meriah ini. Dia juga menyatakan untuk bidan dan dokter menjadi CPNS sudah lengkap seluruhnya, tetapi tetap harus menunggu kembalinya ke 7 berkas tersebut.

“Untuk diangkat sekaligus diperlukan semua calon PNS untuk ikut serta saat menerima SK, sehingga 7 berkas tersebut harus tetap ditunggu,” ujarnya.

“Sudah ada disini semuanya, baik itu persetujuan NIP, massa kerja, dan rincian gaji. Tapi, untuk memberikan SK harus menunggu ke tujuh berkas CPNS tersebut untuk diperbaiki, hingga nantinya mereka diberikan SK secara bersamaan, pungkasnya.

Seperti diketahui, bidan dan dokter PTT yang diangkat menjadi CPNS tidak menerima gaji sejak Februari 2017. Tetapi, mereka tetap melakukan tugas dan profesinya untuk melayani masyarakat, baik itu kecamatan hingga pedesaan dan pedalaman.(c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved