Dua Anggota DPR asal Aceh Temui Menpan-RB

TERKAIT tak tercapainya kuota sipir Aceh, dua Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub MM dan Nasir Djamil MSi

Dua Anggota DPR asal Aceh Temui Menpan-RB
Tribunnews.com/ferdinand waskita

TERKAIT tak tercapainya kuota sipir Aceh, dua Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub MM dan Nasir Djamil MSi melakukan pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur, untuk menyampaikan hal itu di Jakarta, Selasa (3/10).

Politisi PKS, Nasir Djamil menyebutkan kepada Serambi, tidak terpenuhinya kuota ini tentu merugikan Kanwil Kemenkumham Aceh dan terutama para pelamar yang telah berusaha untuk bisa diterima menjadi abdi negara.

„Bagi Kanwil Kemenkumham tidak bisa memenuhi target menambah pegawai sipir baru untuk ditempatkan di lembaga pemasyarakatan seluruh Aceh. Bagi putra-putri Aceh, ini menutup peluang mereka bekerja di pemerintahan, khususnya di lingkungan Kemenkumham Aceh,“ ujar Nasir Djamil.

Karena itu, kedua wakil rakyat asal Aceh ini meminta agar Menpan-RB memberikan jalan keluar agar jumlah 583 tersebut tetap bisa terpenuhi, tetapi tidak mengurangi kualitas yang diterima secara signifikan.

Menurut Muslim Ayub, Menteri Asman Abnur merespons baik hal ini. Mengutip penjelasan menteri, Muslim mengatakan kekurangannya akan diambil dari batas terendah nilai passing grade secara peringkat untuk kemudian mereka bersaing kembali dalam tes tahap selanjutnya, kesamaptaan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Asman Abnur mengingatkan pegawai negeri di Kemenpan-RB untuk tidak mencoba-coba bermain memanfaatkan peluang. „Segera laporkan jika ada pegawai yang meminta uang atau berbuat curang lainnya. Saya akan segera beri tindakan tegas,“ ujar menteri.

Baik Muslim Ayub maupun Nasir Djamil menghimbau kepada peserta CPNS yang sudah merasa lulus kompetensi dasar untuk terus mempersiapkan diri mengikuti tes kompetensi bidang atau kesamaptaan.

„Jangan mau dipengaruhi calo. Jika ada orang yang menjanjikan bisa membantu untuk lulus dengan meminta uang, jangan percaya. Laporkan kepada segera baik ke kantor Kemenpan-RB atau ke Kanwil Kemenkuham Aceh,“ saran Muslim. (fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved