Breaking News:

Pastikan Ada Unsur Pidana, Polisi Tingkatkan Kasus Kicauan Ahmad Dhani ke Tahap Penyidikan

Iwan menjelaskan, penyidik akan meminta keterangan saksi ahli dalam kasus tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
kompas.com
Dhani - Kompas 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah meningkatkan status kasus penyebaran ujaran kebencian yang diduga dilakukan Ahmad Dhani ke tahap penyidikan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, penyidik telah menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Ya, sudah ada pidana," ujar Iwan, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

Iwan menjelaskan, penyidik akan meminta keterangan saksi ahli dalam kasus tersebut. Setelah itu, pihaknya akan melakukan gelar perkara.

(Baca: Ahmad Dhani Laporkan 10 Media Online ke Polisi, Ada Masalah Apa?)

Menurut Iwan, setelah melakukan gelar perkara, penyidik akan memeriksa Dhani.

"(Pemeriksaan Dhani) tunggu gelar perkara dulu," kata Iwan.

Pada 6 Maret 2017 Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Keesokan harinya Ahmad Dhani meminta maaf.

Akibat hal tersebut, Dhani dilaporkan pendukung Ahok, Jack Boyd Lapian sekaligus pendiri BTP Network ke polisi pada Kamis (9/3/2017).

(Baca: Ahmad Dhani Akan Diperiksa Terkait Kasus Ujaran Kebencian di Twitter)

Dalam laporannya, Ahmad Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Status Dhani saat ini masih sebagai terlapor dengan tuduhan melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto asal 45 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.(Akhdi Martin Pratama)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Polisi Pastikan Ada Unsur Pidana dalam Kasus Kicauan Ahmad Dhani

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved