Polisi Permasalahkan Salah Satu Postingan Jonru Ginting di Media Sosial, Apa Postingannya?

"Iya soal Pak Quraish Shihab, pahlawan-pahlawan dan yang menyinggung etnis Chinese," ujar Adi, di Mapolda Metro Jaya

Polisi Permasalahkan Salah Satu Postingan Jonru Ginting di Media Sosial, Apa Postingannya?
ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial, Jonru Ginting (tengah) berjalan keluar dari ruang penyidikan dengan pengawalan petugas kepolisian usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/10/2017). Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan penahanan terhadap Jonru Ginting di Rutan Polda Metro Jaya sejak Sabtu (30/9/2017). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah menetapkan Jonru Gintingsebagai tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian. Jonru diduga menyebarkan ujaran kebencian tersebut melalui akun media sosialnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, salah satu postingan Jonru yang dipermasalahkan penyidik adalah soal Quraish Shihab.

"Iya soal Pak Quraish Shihab, pahlawan-pahlawan dan yang menyinggung etnis Chinese," ujar Adi, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

(Baca: Jonru Ginting Minta Pemeriksaannya Ditunda karena Faktor Kesehatan)

Dalam postingan tersebut, kata Adi, Jonru mempermasalahkan saat Quraish Shihab akan menjadi imam Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Menurut Jonru, Quraish Shihab tidak pantas menjadi imam lantaran pernyataannya yang menyebut wanita muslim tidak perlu menggunakan jilbab.

Kemudian Jonru mengajak umat Islam tidak shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal jika imamnya adalah Quraish shihab.

Sementara Adi menjelaskan, Jonru dijerat pasal berlapis dalam kasus ini.

"Pasalnya ITE, penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan penghinaan terhadap suatu golongan," kata Adi.

(Baca: Ini Alasan Polda Metro Jaya Tahan Jonru Ginting)

Jonru Ginting dijerat Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) dan atau pasal 35 Jo pasal 51 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf (b) angka (1) jo pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 156 KUHP tentang Penginaan Terhada Suatu Golongan.

Dia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya sejak Sabtu (30/9/2017) terkait kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017) oleh Muannas Al Aidid. Muannas menilai, unggahan Jonru di media sosial sangat berbahaya dan jika dibiarkan dapat memecah belah bangsa Indonesia.(Akhdi Martin Pratama)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Ini Satu Postingan Jonru yang Dipermasalahkan Polisi

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved