Breaking News:

Jaringan Gas Rumah Tangga yang Rusak Diperbaiki

Tim teknisi dari PT Perta Gas Niaga pada Jumat (6/10) sore, melakukan perbaikan kerusakan pipa distribusi gas ke 300-an pelanggan

Editor: hasyim
Kondisi meteran ?gas rumah tangga di sebuah rumah warga Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe yang mulai berkarat. Foto direkam Minggu (3/1).SERAMBI/SAIFUL BAHRI 

LHOKSEUMAWE - Tim teknisi dari PT Perta Gas Niaga pada Jumat (6/10) sore, melakukan perbaikan kerusakan pipa distribusi gas ke 300-an pelanggan di Desa Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Pekerjaan ini bisa dilakukan karena seluruh peralatan yang dibutuhkan telah sampai di Lhokseumawe.

Untuk diketahui, sekitar tiga pekan lalu, suplai gas ke 300-an rumah warga di sana terhenti. Penyebabnya, pipa distribusi gas rusak akibat adanya penggalian menggunakan alat berat di sekitar lokasi pipa. Kondisi ini membuat masyarakat di desa itu kesulitan untuk memasak.

Manajer Humas PT Perta Gas Niaga, Ratna Dumila kepada Serambi, menyebutkan, seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan pipa tersebut sudah tiba di Lhokseumawe pada Jumat pagi. Sehingga siangnya langsung mulai dilakukan perbaikan. “Sesuai laporan tim teknis, proses perbaikan hanya butuh waktu beberapa jam saja. Jadi akan siap sore ini. Sehingga kita targetkan besok (hari ini-red), suplai gas ke pelanggan akan normal kembali,” ujarnya.

Ratna Dumila menjelaskan, sebenarnya saat mendapatkan informasi adanya kerusakan pipa gas, pihaknya langsung merespons untuk proses perbaikan. Namun, karena peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki pipa yang rusak harus dipasok dari luar Aceh, maka proses perbaikan membutuhkan waktu agak lama. “Jadi kita harapkan pelanggan dapat mengerti kondisi ini,” pintanya.

Di lain hal, Ratna mengimbau pada seluruh masyarakat, ke depan saat ingin melakukan penggalian dan diperkirakan di lokasi tersebut ada jaringan pipa, agar terlebih dahulu memberi tahu kepada aparat desa dan aparat desa bisa berkoordinasi dengan pihak PDPL. “Supaya hal serupa tidak terulang lagi,” demikian Ratna Dumila.(bah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved