Korban Pelecehan Seksual di RSUZA Dibawa ke Medan

Saya dapat info barusan dari bunda (makcik) korban, bahwa mereka sedang di Medan membawa Mawar berobat.

Korban Pelecehan Seksual di RSUZA Dibawa ke Medan
Net
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mawar (17) bukan nama sebenarnya, korban pelecehan seksual oleh seorang tenaga cleaning service di RSUZA, hingga saat ini masih mengalami trauma.

Informasi diterima Serambinews.com dari Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husin, saat ini Mawar telah diboyong ke Medan, Sumatera Utara.

"Saya dapat info barusan dari bunda (makcik) korban, bahwa mereka sedang di Medan membawa Mawar berobat," tulis Taqwaddin dalam pesan Whatsapp kepada Serambinews.com, sekira pukul 23.00 WIB, Minggu (15/10/2017).

(Baca: Heboh Pelecehan Seks di RSUZA)

Menurut Taqwaddin sebagaimana komunikasi dirinya dengan makcik dari Mawar, bahwa Mawar saat ini masih sangat trauma dengan kejadian pelecehan seksual yang dialaminya Kamis 5 Oktober lalu.

"Ia masih trauma, bahkan histeris," kata Taqwaddin.

(Baca: Pelaku Pelecehan Seksual Dicambuk 112 Kali di Jantho)

Sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia, kasus dugaan pelecehan seksual itu dialami oleh Mawar (17), seorang pasien yang sedang dalam perawatan di kamar pemulihan atau recovery room RSUZA Banda Aceh, Kamis (5/10) siang.

Pelakunya adalah SR (19), seorang pria, warga salah satu gampong di Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. SR berprofesi sebagai tenaga cleaning service di rumah sakit 'pelat merah' tersebut. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved