Awak BNK Pijay Datangi PPI Meureudu, Nelayan Kaget

Kedatangan awak berpakaian seragam biru, sebelumnya sempat mengagetkan nelayan yang sedang duduk santai.

Awak BNK Pijay Datangi PPI Meureudu, Nelayan Kaget
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sejumlah petugas Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pidie Jaya, Jumat (20/10/2017) mendadak mendatangi pangkalan pendaratan ikan (PPI) Meureudu di Gampong Meunasah Balek. 

Kedatangan awak berpakaian seragam  biru, sebelumnya sempat mengagetkan para nelayan yang sedang  duduk  santai di PPI tersebut.

(Baca: Tiap Kali Nelayan Menebar Jaring, Ikan yang tak Diinginkan Ini Selalu Tersangkut)

Mengetahui kedatangan rombongan yang dipimpin Kepala BNK Pijay, Nurdaidah SPd hendak menempelkan label “Stop Narkoba”  sekaligus pemberian nomor pada semua armada atau boat.

Setelah itu para nelayan mengetahuinya jika yang hendak dilakukan awak BNK Pijay itu itu merupakan sebuah tugas negara.

Kepada Serambinews.com, Nurdaidah mengatakan, bahwa pemasangan label dimaksud merupakan kerjasama BNK dengan DKP, TNI-AL serta Panglima Laot setempat.

BNK Pijay menyatakan perang terhadap narkoba.

 Siapa pun yang terlibat dan tanpa melihat kadar atau besar kecilnya baik mengkonsumsi, mengedar atau  apa pun namanya, jika tertangkap tidak ada ampun dan tetap diproses sesuai hukum.  

(Baca: Haji Uma Minta BNN Klarifikasi Pernyataan Menyudutkan Aceh)

Karenanya, kepada semua nelayan Pija diminta agar cegah dari sekarang terhadap barang haram itu.

Panglima Laot Pijay, Abdul Hamid Husen menjawab Serambinews,com menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap gerakan yang dilancarkan BNK Pijay untuk mengikis habis narkoba di wilayahnya.

Kepada semua nelayan, lanjut Abu Hamid (panggilan akrab untuk Abu Laot), jauh-jauh hari bahkan sering mengingatkan nelayan untuk menjauh dari narkoba dan jenis barang yang memabukkan lainnya termasuk sabu-sabu.

Nada sama juga dilontarkan Kadis DKP Pijay, Ir Kamaluddin.

Label “Stop Narkoba” yang telah dipasang BNK, kata Ayah (begitu panggilan akrab untuk Kamaluddin) bukan sebuah slogan, tapi harus benar-benar  ditaati. “DKP mendukung  gebrakan itu,” kata Ayah. (*)    

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved