Breaking News:

Kenal Bukuem? Di Jepang Jadi Makanan Mahal dan Hanya Ada di Restoran Eksklusif

Tapi tahukah Anda? Di beberapa negara, seperti Jepang misalnya, bukuem dapat diolah menjadi makanan yang sangat lezat.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Youtube RTR Japan
Bukuem alias ikan buntal 

Pengawasan terhadap restoran yang menyajikan makanan dari ikan buntal ini dilakukan karena beberapa organ bagian dalam tubuhnya mengandung racun yang lebih mematikan daripada sianida.

Racun yang dikenal sebagai tetrododoxin pada ikan buntal ditemukan dalam pada bagian dalam tubuh ikan, seperti hati, jantung, usus dan mata.

Secuil kecil saja tersisa maka dapat membunuh orang yang menyantapnya.

Selama ini ikan buntal telah menjadi bahan dasar masakan tradisional Jepang.

Ada yang menjadikannya sebagai bahan untuk membuat tempura, sashimi, atau irisan ikan mentah yang dipotong sangat tipis.

Sebenarnya untuk harga ikannya sendiri tidaklah mahal, yang mahal justru biaya untuk membayar koki (chef) yang mengolahnya.

Chef inilah yang mengetahui bagian-bagian khusus ikan buntal yang beracun dan kemudian meraciknya menjadi sajian lezat.

Biaya jasa kokinya sendiri bisa mencapai Rp 1 juta lebih.

Karena harganya yang cukup mahal membuat sajian bukuem alias ikan buntal, hanya dapat diperoleh di restoran-restoran eksklusif atau kelas atas di Jepang.

Mau tahu bagaimana para koki di Jepang mengolah bukuem? Simak video berjudul "Fugu-fish: risky Japanese delicacy" yang diunggah akun RTR Japan di Youtube.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved