Breaking News:

OTK Potong Pipa PDAM

Suplai air bersih kepada seratusan pelanggan di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Baktiya, Aceh Utara

Editor: bakri
SERAMBUI/M ANSHAR
Pekerja menggali lubang untuk pemasangan pipa PDAM pada proyek pembangunan fly over di Jalan T Imum Lueng Bata, Banda Aceh. SERAMBUI/M ANSHAR 

* Suplai Air ke Baktiya Terhenti

LHOKSEUMAWE - Suplai air bersih kepada seratusan pelanggan di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, macet total setelah pipa distribusi yang terbuat dari besi di jembatan Desa Cot Kumbang, kecamatan setempat, dipotong oleh orang tak dikenal (OTK). Terungkapnya kasus pemotongan pipa tersebut setelah PDAM mendapat keluhan dari pelanggan soal terhentinya distribusi air di wilayah tersebut.

“Kita perkirakan pelaku memotong pipa distribui air pada dinihari tadi (kemarin-red),” ujar Direktur PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara, Zainuddin Rasyid kepada Serambi, Kamis (19/10).

Menurutnya, pada Kamis pagi, pihaknya mendapatkan keluhan dari pelanggan, kalau suplai air PDAM macet. Setelah ditelusuri, maka baru diketahui adanya kebocoran pipa besi di jembatan Cot Kumbang. Kondisi pipa belum habis terpotong, namun tetap menyebabkan kebocoran besar. “Mungkin awalnya pelaku berusaha memotong pipa hingga putus. Tapi karena kencangnya semburan air yang keluar dari pipa, membuat pelaku gagal melakukan aksinya. Dilihat dari kondisi pipa, kita perkirakan pelaku memotong pipa dengan gergaji besi,” jelasnya.

Akibat terjadinya kerusakan pipa di jembatan tersebut, membuat suplai air kepada pelanggan di Cot Kumbang dan sekitarnya macet total. “Kita akan mendatangkan petugas untuk memperbaiki kembali pipa yang bocor tersebut dengan cara dilas. Kita targetkan, suplai air baru akan normal kembali besok (hari ini-red),” ungkapnya.

Pada bagian lain, Direktur PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara, Zainuddin Rasyid menjelaskan, keamanan pipa distribusi air tersebut sangatlah penting. Karena pipa itu merupakan alat yang mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah masyarakat. “Jadi, bila ada orang yang ingin merusak pipa tersebut, berarti aksinya itu telah mengganggu masyarakat untuk mendapatkan air bersih dari PDAM,” paparnya.

Berpijak dari hal tersebut, Zainuddin mengharapkan, aksi tak terpuji seperti itu jangan sampai terulang lagi. “Kepada masyarakat, kita juga harapkan agar ikut melakukan pemantauan sekaligus menjaga keamanan pipa distribusi air di lingkungan masing-masing. Supaya suplai air ke lingkungannya tidak terganggu,” demikian Zainuddin.(bah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved