Breaking News:

Longsor di Penang Tewaskan Dua WNI

Tanah longsor terjadi di Tanjung Bungah, kawasan utara Penang, Malaysia menyebabkan sedikitnya 17 orang

AFP PHOTO/STR
Para pekerja penyelamat sedang berupaya mencari korban longsor di Tanjung Bungah, Penang, Malaysia, Sabtu (21/10/2017). Diperkirakan, 14 orang tertimbun dalam longsoran tersebut. 

KUALALUMPUR - Tanah longsor terjadi di Tanjung Bungah, kawasan utara Penang, Malaysia menyebabkan sedikitnya 17 orang tertimbun. Sejauh ini tiga orang ditemukan tewas, termasuk dua warga negara Indonesia (WNI).

Hingga tadi malam belum ada konfirmasi identitas ketiga jenazah yang ditemukan tertimbun longsor. Musibah itu sendiri dilaporkan terjadi menjelang pukul 09.00 waktu setempat, Sabtu (21/10) di sebuah lokasi kontruksi yang sedang dibangun dua menara kondominium berlantai 49.

Petugas penyelamat dikerahkan ke wilayah Tanjung Bungah, sebelah utara Penang setelah insiden itu terjadi. Korban yang sudah ditemukan tewas terdiri atas dua WNI dan satu warga Myanmar.

Pejabat-pejabat setempat, seperti dilansir Kantor Berita Reuters menyebutkan, jasad kedua WNI dan satu warga Myanmar tersebut ditemukan di lokasi tanah longsor. Saat ini upaya pencarian untuk menemukan 11 pekerja lainnya yang tertimbun terus berlangsung.

“Sekarang masalah yang kami hadapi adalah kami perlu menggali timbunan tanah setinggi 35 meter. Kami telah mengerahkan sebuah unit K9 dengan tiga anjing untuk mencari korban,” kata Direktur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Penang, Saadon Mokhtar.

Menurutnya, sebagian besar mereka yang tertimbun longsoran diyakini sebagai pekerja migran dari Indonesia dan Bangladesh. Seorang warga Malaysia yang menjadi pengawas lokasi konstruksi juga diyakini tertimbun.

Wali Kota Dewan Kota Pulau Penang, Datuk Maimunah Mohd Sharif mengatakan, penyebab tanah longsor ini belum diketahui.

“Kami belum tahu apa yang menyebabkan tanah longsor. Namun itu bukan karena cuaca hujan. Sudah berhari-hari tidak ada hujan di pulau ini,” ujarnya kepada wartawan.

Tanah longsor dilaporkan terjadi ketika pekerja tengah melakukan pekerjaan konstruksi di basement. Saat kejadian, 14 pekerja tengah berada di lokasi konstruksi tersebut.(dtc/nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved