Hari Santri Nasional, Bupati Agara Raidin Pinim Minta Pesantren Jangan Jadi Tempat Pelarian

Bupati Agara, Raidin Pinim MAP mengatakan, pesantren bukan sekolah yang mengutamakan jumlah santri, tapi mengutamakan kualitas.

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim menyampaikan sambutan pada acara Hari Santri Nasional di Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Senin (23/10/2017). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Ribuan santirawan/santriwati memeriahkan Hari Santri Nasional bersama Himpunan Ulama Dayah dan Santri Se-Aceh Tenggara di Masjid Agung At-Taqwa Kutacane, Senin (22/10/2017).

Acara itu dihadiri Wabup Agara, Bukhari, para ulama, dan Muspida Plus.

Bupati Agara, Raidin Pinim MAP mengatakan, pesantren bukan sekolah yang mengutamakan jumlah santri, tapi mengutamakan kualitas.

(Baca: Tantangan Santri Adalah Terorisme, Narkoba, dan Teknologi)

Pesantren juga hendaknya jangan terkesan menjadi tempat pelarian.

(Baca: Refleksi Hari Santri, Tu Sop Jeunieb Minta Santri Jangan Diamkan Kebenaran)

Pemkab Agara tetap memberikan perhatian khusus melalui UPTD Basan Dayah.

Ia berharap santri-santri bisa menjadi generasi terbaik di Agara.

(Baca: Wakili Indonesia di Musabaqah Hifdzil Quran Internasional, Santri ini Dapat Juara III di Arab Saudi)

Acara itu juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Tenggara, M Idris SAg MA.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved