Jalan Lingkar belum Siap, Pengangkutan Via Laut Masih Jadi Andalan di Simeulue
Kepada Serambinews.com ia menambahkan, saat ini transportasi laut khususnya ke Simeulue Barat tidak seramai dulu
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sari Muliyasno | Simeulue
SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Masyarakat Simeulue yang tinggal di kawasan Simeulue Barat, masih menggunakan transportasi laut untuk pengiriman barang dari Kota Sinabang, Ibu Kota Kabupaten Simeulue.
Hal itu dilakukan lantaran belum selesainya pembangunan jalan lingkar Simeulue.
Boat kayu yang sedang muat muatan di pelabuhan saat disambangi Serambinews.com, Selasa (24/10/2017), tampak mengangkut barang-barang, seperti semen maupun sembako.
"Tujuan Simeulue Barat," kata seorang awak boat menjawab Serambinews.com.
Baca: Ketua MPU Aceh Kunker ke Simeulue, Ini Agendanya
Kepada Serambinews.com ia menambahkan, saat ini transportasi laut khususnya ke Simeulue Barat tidak seramai dulu.
Namun demikian, khusus pengiriman barang tetap masih berlanjut sampai saat ini.
"Jalan ke sana kan belum bagus. Kalau kirim barang dengan boat ongkosnya juga murah. Semen saja Rp 15 ribu per sak, kalau naik mobil barang bisa Rp 20 ribu per sak. Butuh enam jam waktu perjalan ke sana baik boat," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/boat-di-simeulue_20171024_145721.jpg)