Lagi Kasus Pencabulan Santri Terkuak, Kali Ini Pimpinan Pondok Pesantren di Gayo Lues Dipolisikan

Bahkan sebelumnya Pimpinan Ponpes Nurul Fatah sempat dipolisi keluarga santri, akibat kasus penganiayaan.

Net
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Rasidan | Gayo Lues 

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Fatah Cinta Maju Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues (Galus), Tgk Yahya (35) dipolisikan keluarga santri.

Pasalnya, diduga ia melakukan kasus pencabulan terhadap seorang santriwati berinisial JM (17). 

Informasi dikumpulkan Serambinews.com, kasus pencabulan yang dilakukan Tgk Yahya terhadap seorang santriwatinya itu sudah terjadi tiga kali sepanjang 2017.

(Baca: Gadis Korban Pelecehan di RSUZA Minta Disuntik Mati, Ini Alasannya)

Bahkan sebelumnya Pimpinan Ponpes Nurul Fatah sempat dipolisi keluarga santri, akibat kasus penganiayaan.

Kali ini, pimpinan Pondok tersebut kembali terseret dengan kasus pelecehan seksual. 

Kapolres Galus melalui Kasat Reskrim, Ipti Eko Rendi Oktama, kepada Serambinews.com, Kamis (26/10/2017) mengatakan, pimpinan Ponpes Nurul Fatah Tgk Yahya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap seorang santriwatinya berinisial JM yang masih duduk di bangkus SMA.

Korban membuat laporan ke polisi dua hari lalu.

Tersangka  melakukan pencabulan terhadap santriwatinya tersebut, awalnya korban dipanggil dan suruh datang ke rumahnya  untuk mengetik dan membuat proposal.

(Baca: Dilaporkan Melakukan Pelecehan Seksual, Oknum PNS Aceh Timur Diamankan Polisi)

Lalu di saat korban mengetik  proposal tersebut, tersangka  pun mencium kedua pipi korban yang berlangsung sekitar tiga menit lebih kurang.

“Tidak lama kemudian tersangka kembali beraksi dengan mengluarkan alat kelaminnya,"sebut Kasat Reskrim meniru pengakuan korban. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved