Soal Prostitusi Online, Rektor UIN Ingatkan Penguasa, Apa Katanya?

"Para penguasa harus ingat bahwa mereka disumpah untuk menjalankan aturan hukum," kata Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA.

Soal Prostitusi Online, Rektor UIN Ingatkan Penguasa, Apa Katanya?
SERAMBI/SUBUR DANI
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA sangat marah dan berteriak keras mengecam yahudi dalam orasi di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Minggu (6/8/2017). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Maraknya kasus pelanggaran syariat Islam yang terjadi di Banda Aceh akhir-akhir ini, seperti kasus prostitusi online membuat Rektor UIN Ar- Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA angkat bicara.

Ia mengutuk keras para pelaku pelanggaran syariat Islam tersebut, tak hanya prostitusi online yang baru-baru ini diungkap polisi, tapi juga kasus pelecehan pasien yang terjadi di RSUZA beberapa waktu lalu.

(Baca: Apa Tanggapan WH Soal Wanita Prostitusi Online tidak Dijerat Qanun Syariat Islam?)

Terhadap praktik pelanggaran syariat Islam yang terus terjadi itu, menurut Farid, harus segera disikapi dengan tegas supaya tidak menjadi wabah di kalangan masyarakat Aceh.

"Kami minta pihak keamanan untuk memproses para pelanggar syariat Islam secara serius sesuai dengan Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh," kata Farid dalam keterangan pers yang diterima Serambinews.com, Kamis (26/10/2017).

"Para penguasa harus ingat bahwa mereka disumpah untuk menjalankan aturan hukum," tambah Farid.

(Baca: VIDEO: Polisi Tangkap Mucikari Prostitusi Online, Enam Wanita Jadi Saksi)

Selanjutnya, Prof Farid juga meminta Pemerintahan Kota Banda Aceh untuk meninjau kembali izin operasional tempat-tempat yang melanggar syariat Islam.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat secara aktif memonitor lingkungan sekitar untuk upaya pencegahan pelanggaran.

"Kemuliaan Aceh ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaganya dari segala bentuk pelanggaran syariat Islam," pungkas Farid. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved