Irwandi Sorot Proyek Jembatan di Singkil

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyorot proyek pembangunan jembatan Kuala Baru Sungai yang dibangun

Irwandi Sorot Proyek Jembatan di Singkil
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, bertanya kepada kontraktor adakah oknum pejabat yang minta fee dalam proyek pembangunan jembatan Kilangan-Kayu Menang, Aceh Singkil, Jumat (27/10). 

SINGKIL - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyorot proyek pembangunan jembatan Kuala Baru Sungai yang dibangun dari dana Otsus Kabupaten Aceh Singkil senilai Rp 4,9 miliar lebih. Ia menilai pembangunan jembatan tersebut minim kemajuan. “Jembatan (Kuala Baru) ini bisa-bisa berakhir dalam mimpi, karena sampai sekarang cuma baru ada pokok kelapa,” kata Irwandi kepada Serambi kemarin di Singkil.

Ia menyiratkan kekecewaanya saat melihat pembangunan jembatan sepanjang 144 meter itu sehari sebelumnya melalui jalur darat dari Buluseuma, Aceh Selatan. Ia mengatakan akan memberikan sanksi kepada rekanan yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. Dalam kontrak kerja pembangunan jembatan Kuala Baru Sungai, seharusnya dimulai 1 Agustus dan berakhir 28 Desember.

Namun di lokasi baru ada plang nama proyek serta tumpukan batang kelapa. Sedangkan aktivitas pekerjaan fisik hingga gubernur datang belum dimulai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil Ir Muzni mengatakan pekerjaan pembangunan jembatan Kuala Baru Sungai terlambat sebab ada perubahan desain. Penyebab lain terkendala transportasi pengangkutan material. “Kendala transportasi sudah teratasi, 1 November bisa mulai kerja,” ujarnya.

Irwandi yang menginap di Singkil, kemarin pagi didampingi Bupati Aceh Singkil Dulmusrid juga meninjau pembangunan jembatan Kilangan bersumber dari dana Otsus APBA. Saat berdialog dengan rekanan, Irwandi mempertanyakan adakah pejabat yang meminta fee proyek pada pembangunan jembatan bernilai Rp 9 miliar lebih tersebut.

Pihak rekanan dari PT Victory Sinergi Perkasa selaku pelaksana kegiatan mendapat pertanyaan itu terlihat canggung. Setelah didesak agar berkata jujur, menjawab tidak ada. “Jawab jujur ada tidak pejabat yang minta fee,” desak Irwandi. Pada kesempatan itu Irwandi menyorot desain jembatan Kilangan, apakah ideal untuk sungai yang kerap dilewati kayu hanyut serta sampah ketika banjir.

Kemudian ketika selesai jembatan ia ingin melihat dapatkah mendongkrak perekonomian warga Aceh Singkil. Sebab ketika banjir jalan di seberang jembatan diprediksi akan terendam banjir. Ia berjanji pembangunan jembatan sepanjang 350 meter yang akan menghubungkan Singkil, Kuala Baru dan Buluseuma selesai tahun 2019 mendatang.

Keseriusan Irwandi dalam menuntaskan pembangunan jembatan itu dinilai penting, mengingat selama tiga tahun terakhir dana yang dikucurkan sangat minim dibanding kebutuhan anggaran mencapai Rp 120 miliar. Gubernur dan rombongan kemdian juga meninjau pembangunan jembatan pengganti di ruas jalan Singkil-Lipat Kajang, di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara.

Sementara itu dalam perjalanannya meninjau proyek Otsus di kabupaten/kota, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyambangi Masjid Agung Kota Subulussalam , Jumat (27/10). Dalam kunjungan tersebut, gubernur meninjau sejumlah proyek yang bersumber dari dana Otonomi khusus (Otsus). Masjid Agung Kota Subulussalam yang dibangun 2009 diharapkan dapat digunakan 2018 mendatang.

Bahkan, Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti menargetkan masjid yang terletak di Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri ini diresmikan Menteri Agama RI dalam event Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) mendatang. Kunjungan Irwandi ke Masjid Agung merupakan kedua kali, setelah 2011 lalu pria yang juga pilot Eagle One HanakaruHokagata ini juga berkunjung dan meletakan batu pertama pembangunannya.

Setiba di Subulussalam, Gubernur Irwandi didampingi Wali Kota H Merah Sakti SH meninjau pembangunan gedung SD Negeri 1 Subulussalam di Jalan Syekh Hamzah Fansury, Subulussalam Selatan. Gedung sekolah tersebut saat ini tengah dalam peningkatan pembangunan dua lantai dengan nilai kontrak Rp. 1,1 miliar lebih. Selanjutnya ia meninjau pembangunan jembatan Sikalondang di jalan Provinsi Subulussalam-Rundeng menuju Trumon Aceh Selatan.

Pembangunan jembatan yang mulai dikerjakan sebulan lalu itu menelan biaya hingga Rp 6 miliar lebih. Gubernur berharap, pengerjaan jembatan tersebut dapat terus dipacu agar transportasi warga lancar. “Semua beres, Insya Allah berjalan sesuai dengan progres. Hanya ada kendala daya kerja saja di jembatan Sikalondang,” katanya. Irwandi juga sempat shalat Jumat berjamaah di masjid Asilmi (bekas masjid amal bakti Pancasila).

Merah Sakti menyatakan pembangunan Masjid Agung dengan lima kubah berwarna kuning keemasan akan dipacu hingga bisa tuntas tahun depan. Tahun ini, Pemko Subulussalam memplotkan dana senilai Rp 15 miliar. Diharapkan, masjid ini nantinya menjadi salah satu maskot Kota Subulussalam. (lid)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved