Berharap Bisa Direhab, Dua Ibu Ini Bawa Anaknya yang Kecanduan Narkoba ke Polres Aceh Timur

Kedua anak yang dibawa ke Polres tersebut yakni ISK (35) dan RMD (15), keduanya kecanduan ganja dan menghirup lem.

Berharap Bisa Direhab, Dua Ibu Ini Bawa Anaknya yang Kecanduan Narkoba ke Polres Aceh Timur
IST
Dua orang ibu rumah tangga, masing-masing Nurzannah (50) dan Nur Azizah (40) warga Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, membawa anakknya yang kecanduan narkoba ke Polres Aceh Timur, Senin (30/10/2017). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dua orang ibu rumah tangga, masing-masing Nurzannah (50) dan Nur Azizah (40) warga Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, membawa anakknya yang kecanduan narkoba ke Polres Aceh Timur, Senin (30/10/2017).

Kedua anak yang dibawa ke Polres tersebut yakni ISK (35) dan RMD (15), keduanya kecanduan ganja dan menghirup lem.

Tujuan kedua ibu ini membawa anaknya ke Polres Aceh Timur, untuk meminta bantuan agar kedua anak tersebut direhab.

(Baca: Pemkab Didesak Bangun Pusat Rehab Narkoba)

Kasat Bibmas Iptu Ernijon, yang menerima kedatangan ibu yang membawa anaknya ini langsung membawa kedua anak tersebut ke Kantor BNN Kota Langsa untuk direhab.

Kesadaran warga yang membawa anaknya kecanduan narkoba ini, berawal dari Kasat Binmas Iptu Ernijon, mengisi pengajian rutin di masjid-masjid gampong di Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

Saat mengisi pengajian di masjid tersebut, Iptu Eernijon, mengimbau warga membawa anaknya ke Polres untuk difasilitasi untuk direhab medis ke BNN Kota Langsa, jika kecanduan narkoba.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, mengapresiasi kesadaran warga yang membawa anaknya ke Polres Aceh Timur, untuk dilakukan rehabilitasi.

"Pecandu narkoba yang dilalporkan dan meminta direhab tidak akan diproses hukum. Jika korban sudah menjalani rehabilitasi maka akan dikembalikan ke pihak keluarga,” ungkap Kapolres.

(Baca: 513 Ketua Pemuda di Aceh Timur Ikut Penyuluhan Pencegahan Narkoba)

Kapolres mengatakan untuk memutuskan mata rantai penyalahgunaan narkoba terutama harus dari kesadaran keluarga,”peran keluarga sangat penting untuk menjaga agar korban tidak lagi berhubungan dengan jaringan penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kapolres. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved