Enam Warga Ditangkap di Tambang Emas Liar di Tangse, Polisi Ikut Amankan Benda Ini

"Saat ini, keenam warga dan satu alat berat telah diamankan di Mapolres Pidie,"

Enam Warga Ditangkap di Tambang Emas Liar di Tangse, Polisi Ikut Amankan Benda Ini
FOTO/IST
Satu unit beko melakukan pengerukan tanah bercampur batu untuk mengambil biji emas di tambang emas liar di kawasan hutan Tangse, Pidie.

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Polres Pidie menangkap enam warga yang bekerja sebagai buruh penambang emas di lokasi tambang liar dalam penertiban penambang emas liar di kawasan hutan Cot Kuala, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (31/10/2017) sekira pukul 21.30 WIB.

Dalam penertiban tersebut polisi mengamankan satu unit beko yang digunakan untuk melakukan pengerukan tanah dan pecahan batu yang mengandung biji emas.

(Baca: Enam Penambang Emas Geumpang Tertimpa Longsor, Tiga Korban Tewas)

"Saat ini, keenam warga dan satu alat berat telah diamankan di Mapolres Pidie," kata Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Juli Effendi SE, kepada wartawan di media center Polres setempat, Rabu (1/11/2017).

Ia menjelaskan, polisi belum bisa mempublikasikan identitas keenam buruh tambang emas itu, mengingat kasus itu masih dalam proses penyelidikan polisi.

Saat kasus ini masuk kepada tahap penyidikan, polisi baru menjelaskan semua secara detail.

"Intinya polisi melakukan penertiban tambang emas karena berdasarkan rapat di Polda Aceh, diminta membentuk tim terpadu yang di dalamnya turut dilibatkan dinas terkait," kata Kompol Juli.

(Baca: Kelompok Bersenpi Rampok Penambang Emas di Nagan)

Ia menambahkan, saat ini tim dari Polda Aceh telah terjun langsung melihat aktivitas penambang liar di kawasan hutan Tangse.

Polisi tetap melakukan penindakan hukum secara santun. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved