Hasil Penelitian: Dai Perbatasan tidak Inovatif Dakwah belum Berhasil

Jarang keterlibatan dai dalam berbagai persoalan kasus hukum, sementara pihak penegak hukum berharap para dai ikut serta berpartisipasi.

Hasil Penelitian: Dai Perbatasan tidak Inovatif Dakwah belum Berhasil
SERAMBINEWS.COM/ARIF RAMDAN
Seminar Strategies Dakwah Islamiyah (Studi Deskriptif Kinerja Da'i Perbatasan) di Aula Biro Rektor UIN Ar-Raniry, Kamis (2/11/2017). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dai perbatasan yang dikirim Dinas Syariat Islam Aceh belum berhasil melalukan dakwah di masyarakat.

Kegiatan dakwah tidak Inovatif, hanya melaksanakan apa yang tertera sebagaimana pada SK Dai.

"Hanya selesai program, tidak ada inovasi yang dilakukan dai di perbatasan. Padahal dakwah perbatasan lebih dari sekedar ceramah," kata Dr Kusumawati Hatta, Dekan Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis (2/11/2017).

(Baca: Apa Anda Sulit Fokus, Sering Lupa, atau Lambat Memutuskan? Waspadai Demensia!)

Hasil penelitian ini disampaikan pada seminar Strategies Dakwah Islamiyah (Studi Deskriptif Kinerja Da'i Perbatasan) di Aula Biro Rektor UIN Ar-Raniry.

Meski demikian Kusumawati Hatta menyebut hasil penelitian ini belum bisa dikatakan refresentatif bagi para dai perbatasan Aceh.

Penelitian ini dilakukan di tiga wilayah, yakni Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Aceh Tamiang.

(Baca: Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kecamatan Se Kabupaten Simeulue)

Jarang keterlibatan dai dalam berbagai persoalan kasus hukum, sementara pihak penegak hukum berharap para dai ikut serta berpartisipasi.

Meski demikian peneliti menemukan harapan baru dari aktifnya sejumlah Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan shilaturrahmi antar dai 
dan masyarakat  yang mulai  terjalin  baik.

Halaman
12
Penulis: Amirullah
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved