Polres Agara Razia Kendaraan

Personil Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) bersama Subdenpom IM 1-4 Kutacane, mengelar razia kendaraan melalui

Polres Agara Razia Kendaraan
SERAMBI NEWS. COM /ASNAWI LUWI
Personil Satlantas sedang memeriksa surat kendaraan roda dua saat mengelar razia Ops Zebra Rencong 2017 di depan Mapolres Agara, Rabu (1/11/2017) .Dalam razia itu, puluhan kendaraan ditilang. 

* Aceh Tengah Bisa Siswa

KUTACANE - Personil Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) bersama Subdenpom IM 1-4 Kutacane, mengelar razia kendaraan melalui Operasi Zebra 2017 di depan Mapolres, Rabu (1/11). Sebaliknya, Polres Aceh Tengah membina puluhan pelajar SMA/sederajat yhang memiliki bakat atau cita-cita menjadi anggota polisi.

Razia kendaraan seluruh jenis di Agara berlangsung hingga 14 November 2017 yang dipimpin Kasat Lantas Iptu Andrew Agrifina Prima P SIK bersama KBO Lantas Ipda Sutris Harianto, Kanit Regiden Ipda Jumianto dan Kanit Laka Ipda B Sembiring.

Sebelum menggelar razia, seluruh pasukan Zebra Rencong mengikuti apel dengan Inspektur Upacara, Kapolres Agara, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi. Gugun Hardi Gunawan didampingi Kasatlantas Iptu Andrew Agrifina Prima P SIK mengatakan razia Ops Zebra Rencong 2017 berlangsung selama dua pekan.

“Dalam razia ini, bagi kenderaan yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat, seperti STNK, SIM, dan lainnya, maka akan ditilang,” jelas Andrew.

Dia menyatakan puluhan kendaraan roda dua dan empat terkena razia, karena tidak memiliki kelengkapan surat atau juga tidak memakai perangkat keselamatan, helm dan lainnya.

Dia meminta pengendara sepeda motor dan lainnya agar melengkapi surat-surat saat ke luar rumah. Sehingga, katanya, tidak akan terganggu ketika terkena razia yang akan terus dilakukan, baik secara berkala atau harian, sehingga kendaraan berkendara akan terus meningkat, terutama para remaja agar tidak ugal-ugalan di jalan.

Puluhan pelajar SMA/sederajat di Aceh Tengah, mengikuti pembinaan dan pelatihan menjadi calon anggota polisi. Pembinaan yang berlangsung di Lapangan Asrama Polisi (Aspol) Kota Takengon, Rabu (1/11) digelar oleh jajaran Polres. Para siswa mengikuti beberapa materi latihan.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi kepada serambi menyebutkan, para siswa yang mengikuti pembinaan dan pelatihan ini, berasal dari seluruh sekolah di Aceh Tengah. Disebutkan, sebelum menjadi calon serta mengikuti tes masuk polisi, maka para pelajar ini sudah dibina melalui pelatihan.

“Jadi, ketika nanti mereka mendaftar menjadi calon anggota polisi, memang sudah benar-benar siap,” kata Hairajadi. Menurut dia, para peserta yang mengikuti pembinaan dan pelatihan menjadi calon anggota polisi ini terbuka untuk semua pelajar SMA kelas tiga serta memiliki bakat serta minat.

“Kalau kita lihat dari jumlah peserta, antusiasnya cukup tinggi, banyak pelajar yang berminat menjadi anggota polisi,” sebutnya. Para siswa yang mengikuti pelatihan ini dibekali dengan sejumlah materi, mulai dari tinggi badan, kesehatan, latihan fisik, psikologi, serta beberapa materi lainnya.

“Tentu, kalau ada beberapa kekurangan, para pelajar ini sudah bisa memperbaiki dan mempersiapkannya dari sekarang, sehingga saat mengikuti tes nanti tahun depan, sudah tidak ragu lagi,” jelas Hairajadi.

Ditambahkan, pelatihan ini akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang, tetapi masih tergantung antusias peserta. Apabila jumlah peserta terus bertambah, bisa jadi akan dilanjutkan. “Pembinaan serta pelatihan calon anggota polisi ini dibina sejumlah mentor yang merupakan personel Polres Aceh Tengah,” pungkasnya.

Para siswa yang mengikuti pembinaan serta pelatihan di lapangan Aspol Kota Takengon itu, sebagian masih sebatas pengukuran tinggi badan, cek kesehatan serta latihan fisik. Bahkan ada sejumlah peserta yang postur badannya belum memenuhi syarat, tetapi tetap percaya diri serta semangat mengikuti pelatihan.(as/my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved