Berbagi Rezeki di Zona Terlarang

MESKI bekerja di zona terlarang yaitu kawasan hutan lindung Cot Kuala, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie

Berbagi Rezeki di Zona Terlarang
Seorang penambang emas tradisional di Gempang, Husen menunjukkan hasil pengindangannya, mendapat emas kepingan dari pasir lumpur yg ada dipinggir Sungai bekas lokasi penambangan emas iligal gunakan beko di Sungai Gempang Pidie 

MESKI bekerja di zona terlarang yaitu kawasan hutan lindung Cot Kuala, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie namun dalam hal berbagi penghasilan atau rezeki, para penambang punya kesepakatan tersendiri.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan melalui Kasat Reskrim, AKP Syamsul menceritakan, besaran penghasilan yang diterima pemilik modal berbeda dengan pekerja.

Pemilik modal mendapatkan bagian 80 persen sementara pekerja 15 persen dan operator beko lima persen. “Mengenai waktu bagi hasil tidak mengikat, bisa dua hari, satu minggu bahkan satu bulan sekali,” kata Kasat Reskrim Polres Pidie mengutip pengakuan pekerja tambang ilegal tersebut.

Untuk tambang emas liar di Cot Kuala, dimana enam buruhnya sudah ditangkap, aktivitas tambang baru berjalan sekitar dua minggu. Enam buruh tambang emas itu belum menikmati hasil pekerjaan mereka karena keburu diringkus. “Bijih emas yang telah didapat sudah diserahkan kepada Saiful selaku pengawas lapangan. Saiful, Hamdani, dan Iwan kini masuk DPO polisi,” kata Syamsul.

Dikatakan Syamsul, tim gabungan juga melakukan penertiban di aliran sungai hutan lindung Geumpang. Tim tidak menemukan pekerja dan alat berat kecuali kamp dalam kondisi kosong. Tim telah memusnahkan peralatan milik penambang emas liar sekaligus mendokumentasikan semua barang bukti di lokasi tambang.

“Dampak dari tambang emas liar itu aliran sungai dalam hutan lindung rusak total. Para penambang emas di kawasan hutan lindung Geumpang berhasil kabur karena rencana operasi bocor,” demikian AKP Syamsul.(naz/c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved