Petani Tiro Terseret Arus Sungai hingga 2 Kilometer, Tergeletak tak Bernyawa
"Ia kembali menyebrangi sungai yang kebetulan waktu itu arus sungainya sangat deras. Korban terjatuh hingga terseret arus sejauh 2 Kilometer."
Penulis: Idris Ismail | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Warga Gampong Panton Beunot, Kecamatan Tiro Trueseb, Pidie, ditemukan meninggal di tepi sungai (krueng) Blang Rikui, kecematan setempat, Senin (6/11/2017).
Belakangan, lekaki itu diketahui bernama Idris bin Yusuf (54).
Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK kepada Serambinews.com, Senin (6/11/2017) mengatakan, Idris pada Minggu (5/11/2017) sekitar pukul 08.00 WIB pergi untuk bercocok tanam di sawah, Blang Panton Reng.
(Baca: Lagi! Perahu Warga Rohingya Tenggelam di Sungai Naf, 5 Tewas, Puluhan Hilang)
Untuk sampai ke sawahnya, ia harus menyeberangi Krueng Tiro di Gampong Panton Beunot.
"Sorenya sekitar pukul 17. 00 WIB ketika hendak kembali ke rumah, ia kembali menyebrangi sungai yang kebetulan waktu itu arus sungainya sangat deras. Korban terjatuh hingga terseret arus sejauh 2 Kilometer,"sebutnya.
(Baca: Mengenang Hasan Tiro, Ini 10 Fakta Tersembunyi dari Sosoknya)
Pada Senin (6/11/2017) pukul 06.00 WIB, Muhammad Nasir bin Abubakar (50) warga Gampong Panton Beunot, yang ingin melihat mesin sedotnya di sungai, tiba-tiba melihat ada mayat di sungai itu.
Setelah itu, Muhammad Nasir segera melaporkan kepada pihak warga dan aparat kepolisian untuk mengevakusi korban yang tergeletak di pinggir bibir sungai.
(Baca: Mahasiswa Asal Aceh Timur Tewas Kecelakaan di Pidie Jaya, Sopir L-300 Melarikan Diri)
"Dari keterangan saksi, korban terseret arus saat menyeberangi sungai di Gampong Panton Beunot. Korban terseret arus hingga 2 kilometer sampai ke Krueng Gampong Blang Rikui, Tiro," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-tiro-tewas-terseret-arus-sungai_20171106_142059.jpg)