Abdya Raih Tiket PORA

Punggawa Aceh Barat Daya (Abdya) dipastikan lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2018 dari cabang sepak

Abdya Raih Tiket PORA

BLANGPIDIE - Punggawa Aceh Barat Daya (Abdya) dipastikan lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2018 dari cabang sepak bola. Kepastian itu diperoleh setelah besutan Romi Syah Putra menang 1-0 atas Aceh Selatan, di Lapangan Persada, petang kemarin.

Meraih poin penuh membuat tim Abdya bertengger di posisi pertama Grup G dengan raihan 6 poin, disusul Aceh Selatan yang berada di urutan kedua. Mereka masih menyisakan satu laga lagi menghadapi Aceh Barat.

Tampil di hadapan seribuan penonton, Robi Suarli dkk tampil percaya diri. Tak menunggu lama, striker andalan Abdya, Muntasir alias Acil pada menit 15 berhasil menjebloskan bola ke gawang Aceh Selatan yang dijaga Mahyudin.

Gol semata wayang Acil yang memanfatkan umpan crosing dari Raul itu, membuat seisi lapangan Persada Blangpidie yang dipadati oleh masyarakat Abdya itu bergemuruh.

Tertinggal 0-1, M Hayatul dkk mencoba bangkit. Sejumlah tekanan melalui sisi kanan coba dibangun. Namun, usaha tersebut gagal, setelah Khairi sang penjaga gawang Abdya berhasil membendung tendangan yang dilesatkan pemain Aceh Selatan.

Pada menit 75, Aceh Selatan harus pasrah kehilangan satu pemain setelah wasit M Yusuf mengeluarkan kartu kuning kedua bagi Perda Rahman. Unggul jumlah pemain, Acil dkk mencoba membangun serangan untuk menggandakan keunggulan. Sayangnya, usaha striker yang mengoleksi tiga gol itu, berhasil dihalau pemain bertahan Aceh Selatan.

Dari Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, skuadra Kota Juang Bireuen memimpin klasemen sementara Grup F menyusul kemenangan 1-0 atas tuan rumah Lhokseumawe. Kini, Bireuen mengantongi nilai empat.

Bagi Lhokseumawe, kekalahan ini harus pasrah berada di peringkat kedua dengan tiga poin. Di samping itu, peluang bagi tim besutan Muklis Rasyid untuk menuju PORA tahun 2018 di Aceh Besar semakin kecil. Kecuali Ismail dkk harus menang nantinya saat melakoni laga terakhir melawan Pidie Jaya yang akan berlangsung Jumat (10/11) mendatang.

Sebaliknya bagi Bireuen, dengan kemenangan ini, kembali membuka peluang untuk lolos ke PORA. Meskipun Bireuen harus menang dalam laga terakhir melawan Aceh Tengah yang akan berlangsung Kamis (9/11) besok.

Laga kemarin sore menjadi pertarungan hidup mati bagi awak Bireuen. Menang berarti ada peluang lolos, kalah berarti tipis peluang akan bisa bermain di PORA. Sejak laga dimulai, Bireuen yang diperkuat Rahmad Fatani, Darkasyi, Hendri, Musrizal dan Akmal Saputra langsung memilih bermain terbuka. Berbagai cara mereka terus menggempur pertahanan Lhokseumawe. Sehingga mereka berhasil beberapa mendapatkan peluang mencetak gol. Namun sigapnya Faisal Gunawan di bawah mistar Lhokseumawe membuat misi Bireuen untuk mencetak gol belum berhasil hingga turun minum.

Di babak kedua, Lhokseumawe yang dimotori M Riski, Samsul Bahri, Alfatah, Asril Nabawi dan dilengkapi Yaspani Yusril mulai mendapatkan pola permainan asli mereka dengan mengandalkan umpan pendek. Namun kondisi ini tidak berlangsung lama. Di menit ke-55, melalui sebuah serangan balik cepat, gawang Lhokseumawe kebobolan. Gol tunggal ini dipersembahkan Reza Saputra melalui sundulan usai memanfaatkan bola lambung dari sisi kiri gawang.

Kecolongan tersebut memaksa anak-anak tuan rumah mengejarnya. Hal itu guna mendapatkan gol balasan. Ternyata, upaya mereka selalu gagal. Padahal, Lhokseumawe memiliki sejumlah peluang emas. Hingga laga berakhir, Bireuen menang 1-0.(c50/bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved