Irwandi Tagih Janji Bangun KEK Arun

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menagih janji dan komitmen konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Irwandi Tagih Janji Bangun KEK Arun
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf saat memberi arahan dalam rapat koordinasi tentang KEK Arun Lhokseumawe di Jakarta, Kamis (9/11/2017). 

JAKARTA - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menagih janji dan komitmen konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Aceh Perusahaan Daerah Pemerintah Aceh (BUMA-PDPA) untuk menuntaskan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

“Hari ini saya tagih kembali komitmen saudara-saudara, saya tunggu bukti keseriusannya untuk membangun Aceh. Jika terdapat permasalahan dalam pelaksanaannya sampaikan kepada saya, tertulis maupun lisan,” tukas Gubernur Irwandi saat membuka Rapat Koordinasi Sinkronisasi dan Harmonisasi Tugas Teknis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, di Jakarta, Kamis (9/11).

Gubernur mengingatkan agar tidak mendiamkan persoalan, apapun bentuknya. Melainkan dicarikan solusi dan jalan keluar. “Masyarakat Aceh sudah terlanjur berharap banyak pada KEK Arun, jangan sampai rakyat kecewa,” ujar gubernur.

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Iskandar, MSc, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, Lc MH, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Aceh, Asmauddin dan pihak terkait lainnya dari Kementerian, dan BUMN.

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dan Sekda setempat, Bukhari juga ikut hadir dalam pertemuan itu. Wali Kota Lhokseumawe yang duduk sebagai Wakil Ketua I Dewan Kawasan KEK sempat memimpin rapat, seusai dibuka Gubernur Irwandi Yusuf.

Irwandi Yusuf menyatakan, kunci utama kesuksesan program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe terletak pada Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP). Hal itu sesuai Pasal 5 ayat (2) PP Nomor 5 Tahun 2017 yang menyebutkan bahwa BUPP yang bertanggung jawab atas pembiayaan pembangunan dan pengelolan KEK Arun Lhokseumawe.

Irwandi meminta kepada pihak Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (PT Pertamina, PT Pelindo I, dan PT. PIM), serta Badan Usaha Milik Aceh yaitu PDPA sebagai pengusul KEK Arun untuk segera membentuk Badan Hukum Perseroan sebagai Badan Usaha yang ditunjuk untuk membangun dan mengelola KEK Arun Lhokseumawe.

Di akhir sambutannya Irwandi mengharapkan pada minggu II bulan Desember dapat diresmikan peluncuran operasional KEK Arun Lhokseumawe. “Semoga dengan kehadiran KEK Arun, iklim investasi di Aceh semakin membaik untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan di bumi Aceh,” ujarnya. (fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved