Gerbang Tani Prihatin, Petani Aceh Termiskin di Sumatera

Berdasarkan laporan BPS per September 2017, pendapatan petani Aceh berada pada urutan pertama terburuk di Sumatera.

Gerbang Tani Prihatin, Petani Aceh Termiskin di Sumatera
IST
Faisal Ridha, Ketua DPW Gerbang Tani Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pengurus Gerakan Kebangkitan Petani & Nelayan (Gerbang Tani) Provinsi Aceh mengungkapkan keprihatiannya terhadap kondisi para petani di Serambi Mekkah.

“Berdasarkan laporan BPS per September 2017, pendapatan petani Aceh berada pada urutan pertama terburuk di Sumatera dan urutan ke empat terburuk di tingkat Nasional,” tulis Ketua DPW Gerbang Tani Aceh, Faisal Ridha dan Sekretarisnya, Muhammad Daud, dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Sabtu (11/11/2017).

Faisal Ridha menjelaskan, Nilai Tukar Petani (NTP) adalah salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani atau kemampuan daya beli petani.

NTP menunjukkan nilai tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi petani.

Semakin tinggi NTP maka semakin kuat pula tingkat kemampuan beli petani.

(Baca: Petani Demo ke DPRK Singkil, Negosiasi Sempat Alot, Ini Tuntutan Pendemo)

Berdasarkan data BPS per September 2017, kata Faisal, Nilai Tukar Petani Aceh hanya mencapai pada angka 94.18.

Sementara NTP tertinggi di Sumatera dinikmati oleh Petani Provinsi Lampung dengan angka mencapai 105,97.

“Data ini menjelaskan kepada kita, bahwa petani Aceh masih katagori termiskin pertama dari 10 Provinsi di Sumatera,” kata dia.

Seharusnya, lanjut Faisal Ridha, NTP harus mencapai pada angka di atas 100, sehingga biaya yang dikeluarkan harus lebih kecil dengan biaya yang terima petani

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved