Rabu, 10 Juni 2026

INNALILLAHI Wa Innailaihi Rajiun - Abu Leb, Peracik Boh Manok Kocok di Reubee Meninggal Dunia

Abu Leb meninggal dunia beberapa saat setelah selesai bekerja membajak sawah, di Gampong Mesjid Reubee, Kecamatan Delima, Pidie.

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Kolase Serambi TV
Warung Abu Leb 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Mungkin tidak banyak yang kenal dengan Abu Leb.

Pria bernama asli Abdul Muthalleb ini hanyalah seorang pemilik warung kopi yang sangat sederhana di Gampong Tanjong, Reubee, Kecamatan Delima, Pidie

Namun, nama Abu Leb sempat menghiasi dunia maya saat sejumlah wartawan Serambi bertandang ke warungnya di pedalaman Pidie, Oktober 2016 lalu.

Gayanya yang unik sangat serasi dengan warungnya yang sangat tradisional, menarik perhatian rombongan wartawan ini untuk membuat video tentang Abu Leb dan warungnya.

Apalagi ada sajian sangan nikmat di warung ini, yakni telur kocok (boh manok weng).

Selain boh manok weng, warung Abu Leb yang berada di bawah rindangnya pohon mangga, di tepi sungai (Krueng) Reubee, semakin menambah kenikmatan sajian istimewa ini.

Pada kanal Serambi TV di Youtube, video tentang Abu Leb dan sajian istimewa di warungnya ini telah ditonton oleh 3,616 kali. Lihat Videonya DI SINI.

Cerita Abu Leb berikut video ini juga ditayangkan oleh Tribun Travel, kanal nasional berisi konten travel dan kuliner milik Tribun Grup. 

Baca: Warung Abu Leb - Coffee Latte ala Pedalaman di Aceh, Konon Bisa Bikin Kamu Makin Kuat

Sejak itu, warung Abu Leb semakin ramai dikunjungi warga di wilayah barat Kabupaten Pidie

Abu Leb yang terbiasa mengelola warung secara tradisional dan hanya mengandalkan telur kampung asli dari warga sekitar warungnya, kewalahan memenuhi pesanan. 

Jadilah, warung Abu Leb semakin ramai setiap harinya.

Keramaian dan kemeriahan semakin terasa ketika hari-hari besar Islam, di mana banyak warga perantau asal Reubee di Jakarta, Malaysia, dan berbagai daerah lainnya, sedang berada di kampung halaman. 

Abu Leb (kiri) dan kameramen Serambi TV Hari Mahardhika
Abu Leb (kiri) dan kameramen Serambi TV Hari Mahardhika (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)

Namun, gaya kocak dan kesederhaan Abu Leb ini tidak ada lagi.

(Baca: Abusyik, Lihatlah Reubee, Keumala, Gigieng, Di Sana Banyak Jejak Sejarah)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved